• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Sembilan Kasus DBD, Dinkes Bulungan Lakukan Fogging

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Imam Sujono

by Redaksi
20/10/2026
in Bulungan
A A

IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Sebanyak sembilan warga di wilayah Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, menjalani perawatan di rumah sakit akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Oktober 2026. Menyikapi temuan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan melakukan pengasapan atau fogging di wilayah terdampak untuk menekan penyebaran nyamuk penular DBD.

Kepala Dinkes Bulungan, Imam Sujono, mengatakan langkah fogging diambil setelah ditemukan sembilan warga yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga

SI KEKAL Diluncurkan, Bulungan Perkuat Perlindungan Karya dan Inovasi Lokal

Ombudsman Investigasi Layanan Damkar Bulungan, Syarwani Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Kabel Semrawut di Jalan Manggis, Warga Keluhkan Minim Perawatan

Menurutnya, fogging bukan pilihan utama dalam pengendalian DBD karena menggunakan bahan kimia yang berisiko jika tidak diterapkan secara tepat. Namun, peningkatan kasus yang berlangsung cepat membuat tindakan tersebut perlu dilakukan.

“Fogging ini sebenarnya menggunakan racun. Kami sebetulnya mengurangi tindakan fogging, tetapi karena peningkatannya sangat cepat dan beberapa hari ini sudah ditemukan sembilan orang dirawat di rumah sakit, maka kami putuskan melakukan fogging,” terang Imam, selasa (20/10/26)

Selain melakukan pengasapan, Dinkes Bulungan bersama petugas puskesmas melakukan pemantauan di wilayah terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan penyebaran DBD sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penularan.

Imam menegaskan, fogging tidak cukup untuk memberantas DBD apabila tidak disertai upaya pemberantasan sarang nyamuk. Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.

Dinkes Bulungan juga mengimbau pemerintah kecamatan, pengurus RT dan RW untuk menggerakkan kerja bakti bersama warga. Masyarakat diminta menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Upaya pencegahan juga dapat dilakukan dengan menggunakan losion antinyamuk, memasang perlindungan antinyamuk, serta memelihara ikan pemakan jentik pada tempat penampungan air yang sesuai.

“Kegiatan kerja bakti di lingkungan masing-masing sangat penting. Menerapkan 3M Plus merupakan salah satu langkah paling efektif dalam pencegahan DBD,” tegasnya.

Imam mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap DBD di tengah perhatian terhadap persoalan kabut asap yang melanda wilayah Bulungan. Penyakit tersebut dapat menyerang semua kelompok usia dan berisiko menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan baik.

“DBD ini tidak mengenal usia. Bayi, anak kecil, orang dewasa, hingga lansia bisa terpapar. Jika penanganannya tidak baik, penyakit ini bisa menyebabkan kematian,” pungkasnya.

Masyarakat yang mengalami demam tinggi mendadak atau gejala lain yang mengarah pada DBD diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Penanganan sejak dini penting untuk mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius.***(IBM02)

Terkait

Next Post
Soroti Dugaan Ujaran Kebencian dan Sengketa Lahan, Pemuda Dayak Temui Kapolda

500 ASN Kaltara Jalani Tes Urine Mendadak

Soroti Dugaan Ujaran Kebencian dan Sengketa Lahan, Pemuda Dayak Temui Kapolda

Sekprov Kaltara Pimpin Sidang MPPKD, Dorong Penyelesaian Temuan Pemeriksaan

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • Dukung UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Tanjung Selor Resmi Diluncurkan

    Dukung UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Tanjung Selor Resmi Diluncurkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Blunder Statement Gubernur se-Kalimantan Soal Karhutla, Cuma Gubernur Kaltara yang Dinilai Waras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DLH Bulungan Klarifikasi Anggaran Toilet untuk 2 Bangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Impian Jadi Prajurit TNI, Galang Temukan Sambutan Humanis di Makodim Bulungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA