• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Kampung Pancasila Tanjung Selor Hilir Jadi Model Ketahanan Pangan dan Gotong Royong di Bulungan

by Redaksi
28/08/2026
in Bulungan
A A

IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Kampung Pancasila di Tanjung Harapan, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, mendapat perhatian khusus dari Mabes TNI Angkatan Darat. Kampung tersebut dinilai sebagai salah satu model dalam menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila melalui ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, kepemudaan, keamanan hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Peninjauan dan penilaian Kampung Pancasila tersebut dilakukan Tim Penilai dari Mabes TNI Angkatan Darat yang dipimpin Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat Bidang Pembinaan Teritorial (Waaster Kasad Bid. Binter) Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E., Kamis (28/08/26).

Baca Juga

Ayam KUB Jadi Upaya PKK Bulungan Perkuat Gizi dan Ekonomi Keluarga di Jelarai Selor

Harga Sembako Ditekan, Kodim 0903/Bulungan Gelar Pasar Murah Sambut HUT ke-81 TNI

Bantuan Ayam KUB PKK Bulungan Dinilai Bisa Jadi Modal Pangan dan Ekonomi Keluarga

Sebelumnya, Tim Penilai melihat langsung kawasan ketahanan pangan, termasuk lahan persawahan yang telah memasuki masa panen perdana, dikawasan Sabanar lama

Kegiatan turut dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, Komandan Kodim (Dandim) 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., Ketua DPRD Bulungan, jajaran Forkopimda, serta masyarakat.

Dalam penilaian tersebut, terdapat lima aspek utama yang menjadi perhatian, yakni ketahanan pangan, UMKM, karang taruna, keamanan dan pertahanan, serta publikasi atau pemberitaan mengenai perkembangan desa.

Brigjen TNI Boemi Ario Bimo mengatakan, penilaian Kampung Pancasila merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan wilayah yang dimulai dari tingkat paling bawah, yakni desa atau kelurahan.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“Ketahanan pangan itu sangat-sangat diperlukan di wilayah Indonesia, karena sumber kehidupan masyarakat, di antaranya untuk kebutuhan hidup sehari-hari adalah masalah pangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketahanan pangan tidak hanya sebatas tanaman padi. Potensinya mencakup berbagai sektor, mulai dari pertanian, jagung, perikanan air tawar maupun air asin, hingga peternakan seperti unggas, sapi dan kambing.

“Ini sangat penting sekali dalam melaksanakan kegiatan ketahanan pangan untuk Kampung Pancasila,” katanya.

Selain ketahanan pangan, UMKM juga menjadi bagian penting dalam penilaian. Menurut Boemi, aktivitas UMKM di tingkat desa dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

UMKM tersebut dapat berupa keterampilan membuat makanan, kerajinan maupun berbagai kegiatan home industry yang dikembangkan masyarakat.

“Intinya adalah kegiatan home industry yang ada di masyarakat untuk juga pendapatan masyarakat tersebut. Ini juga nanti akan memajukan desa menjadi kabupaten sampai dengan ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” jelasnya.

Aspek berikutnya adalah keberadaan karang taruna sebagai wadah generasi muda untuk mengembangkan keterampilan, pendidikan dan kegiatan positif.

Sementara dari sisi keamanan dan pertahanan, Boemi menekankan pentingnya membangun sistem keamanan mulai dari tingkat desa. Menurutnya, pencegahan dan deteksi dini jauh lebih penting sebelum gangguan keamanan terjadi.

“Lebih baik kita cegah dini, deteksi dini daripada terjadi baru kita kelabakan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya publikasi berbagai perkembangan positif desa. Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan potensi Kampung Pancasila perlu disampaikan melalui media maupun media sosial agar diketahui masyarakat secara luas.

“Pemberitaan-pemberitaan tentang kemajuan dari desa ini bisa terwadahi dan bisa diinformasikan ke media sosial, sehingga pembangunan yang berada di desa bisa termonitor dan dilihat masyarakat, baik lokal, regional maupun internasional,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Boemi juga menegaskan peran Babinsa dalam membantu masyarakat, khususnya petani. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari koordinasi TNI AD dengan Kementerian Pertanian dan Bulog.

Ia menyebut kerja sama tersebut mencakup sejumlah aspek, antara lain penyerapan gabah, pencetakan sawah, distribusi pupuk hingga penjualan hasil pertanian.

“Babinsa sudah ada perintah untuk pendampingan. Kita sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. Ada MoU antara Mabes AD dengan Kementerian Pertanian untuk masalah pendampingan,” jelasnya.

Menurut Boemi, persoalan yang dihadapi petani seperti harga pupuk, bibit dan kebutuhan alat pertanian harus terus dimonitor. Karena itu, Babinsa diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait apabila menemukan kendala di lapangan.

“Kita juga sudah menyampaikan kepada Kodim agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah supaya tetap memonitor apabila ada kesulitan yang dihadapi petani. Sehingga kesulitannya dapat diatasi dengan berkoordinasi dengan dinas terkait,” katanya.

Disaat yang sama, Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja mengatakan, Kelurahan Tanjung Selor Hilir ditunjuk sebagai Kampung Pancasila terbaik di jajaran Kodam VI/Mulawarman untuk wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Menurutnya, Kampung Pancasila bukan sekadar sebuah kawasan, tetapi diharapkan menjadi laboratorium model untuk mempertahankan dan mewariskan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Esensinya dari gerakan Kampung Pancasila ini adalah kita berjalan bersama-sama secara bergotong royong, melibatkan semua elemen masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebut, gerakan tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan nasional melalui kegiatan sosial dan budaya, memperkuat identitas bangsa, mendorong inovasi, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat.

“Bangsa yang kuat tentu harus memiliki ketahanan pangan yang kuat. Dengan ketahanan pangan yang kuat, otomatis harapannya masyarakat dapat tumbuh, berkembang, sejahtera, adil maupun makmur,” ujarnya.

Dalam peninjauan, Tim Penilai melihat lahan persawahan sekitar 3 hektare yang telah memasuki masa panen perdana.

Selain persawahan, rombongan juga meninjau kawasan ketahanan pangan lainnya yang mencakup tanaman hortikultura, perikanan dan peternakan. Untuk peternakan ayam kampung, jumlah yang dikelola masyarakat disebut telah mencapai sekitar 200 hingga 300 ekor.

Dhuwi menilai konsep ketahanan pangan idealnya dapat dikembangkan di setiap desa dengan mengintegrasikan berbagai sektor.

“Harapannya tiap-tiap desa itu memiliki ketahanan pangan berupa berbagai macam jenis, seperti perkebunan, persawahan, peternakan dan perikanan,” katanya.

Ia bahkan mendorong agar setiap desa dapat memiliki kawasan pertanian terpadu atau Integrated Farming System (IFS), yang menggabungkan peternakan, perkebunan, persawahan dan perikanan dalam satu sistem.

Dengan konsep tersebut, kebutuhan pangan masyarakat desa diharapkan dapat dipenuhi dari wilayahnya sendiri sekaligus membantu menekan harga kebutuhan pangan di pasar.

Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani menyambut positif keberadaan Kampung Pancasila di Tanjung Harapan. Ia menilai konsep tersebut tidak harus berhenti di satu lokasi, tetapi dapat dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Bulungan.

“Ini tidak hanya di wilayah Tanjung Harapan. Kita bisa menggerakkan dengan konsep Kampung Pancasila ini yang mencakup lima hal tersebut, baik isu pangan, UMKM, peran pemuda melalui karang taruna, demikian juga dengan kegiatan-kegiatan produktif dalam menjaga semangat kebangsaan kita di Kabupaten Bulungan,” ujar Syarwani.

Menurutnya, keberadaan Kampung Pancasila di Tanjung Harapan dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan konsep serupa di sejumlah titik lainnya.

“Kehadiran Kampung Pancasila di Tanjung Harapan, Tanjung Selor Hilir hari ini menjadi inspirasi bagi kita di pemerintah daerah untuk kita dorong di beberapa titik lain yang ada di wilayah Kabupaten Bulungan,” katanya.

Syarwani juga menyebut kehadiran langsung perwakilan Mabes TNI AD dalam peninjauan tersebut menjadi kehormatan bagi Kabupaten Bulungan.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat diikuti dengan pembinaan dan arahan lebih lanjut dari jajaran TNI AD dalam memperkuat semangat kebangsaan melalui pembangunan Kampung Pancasila.

“Tentu kami di pemerintah daerah siap untuk bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya melalui Markas Besar Angkatan Darat,” pungkasnya.***(IBM02)

Terkait

Next Post
Kampung Pancasila Tanjung Selor Hilir Jadi Model Ketahanan Pangan dan Gotong Royong di Bulungan

Penarikan Sling Dimulai, Dandim 0914/TNT Pastikan Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut

Pemkab Bulungan Dorong Kampung Pancasila Jadi Model Penguatan Masyarakat

Pemkab Bulungan Dorong Kampung Pancasila Jadi Model Penguatan Masyarakat

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stok Air Baku PDAM Tirta Taka Aman 45 Hari, Pelanggan Diminta Hemat Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA