IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Perekonomian Kabupaten Bulungan menunjukkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Pada triwulan II 2026, ekonomi Bulungan tumbuh 10,62 persen secara tahunan (year on year/yoy), sekaligus menjadi pertumbuhan tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Utara (Kaltara), maupun Kalimantan
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan, pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah terus mengalami peningkatan.
“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bulungan pada triwulan II-2026 terhadap triwulan II-2025 tumbuh sebesar 10,62 persen,” kata Syarwani Jumat (11/9/26).
Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bulungan atas dasar harga berlaku pada triwulan II 2026 mencapai Rp7,71 triliun. Sementara berdasarkan harga konstan 2010, PDRB tercatat sebesar Rp3,89 triliun.
Menurut Syarwani, capaian tersebut mencerminkan semakin bergeraknya aktivitas perekonomian di Bulungan sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap perekonomian Kaltara.
Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan II 2026 secara tahunan berasal dari sektor sekunder yang tumbuh sebesar 28,84 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi tercatat pada komponen Pengeluaran Konsumsi Akhir Pemerintah (PK-P) yang tumbuh sebesar 25 persen.
“Pertumbuhan ekonomi Bulungan juga tercatat positif secara kuartalan,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan triwulan I 2026, ekonomi Bulungan pada triwulan II tumbuh 4,33 persen. Dari sisi produksi, sektor sekunder kembali mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 15,76 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen PK-P tumbuh 21,58 persen.
Untuk kinerja semester I 2026, ekonomi Bulungan tumbuh 9,53 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
“Untuk kinerja semester I 2026, ekonomi Bulungan tumbuh 9,53 persen dibandingkan semester I 2025,” bebernya.
Pada periode tersebut, sektor sekunder kembali menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 28,59 persen. Sementara komponen PK-P tumbuh 23,22 persen.
Secara spasial, Bulungan memberikan kontribusi sebesar 17,99 persen terhadap struktur perekonomian Kaltara pada triwulan II 2026.
Posisi tersebut menempatkan Bulungan di peringkat ketiga setelah Kota Tarakan dengan kontribusi 37,80 persen dan Kabupaten Nunukan sebesar 27,05 persen.
“Bulungan menempati posisi ketiga dengan kontribusi sebesar 17,99 persen,” ungkap Syarwani.
Meski kontribusinya berada di posisi ketiga, dari sisi laju pertumbuhan, Bulungan menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kaltara. Pertumbuhan 10,62 persen tersebut jauh di atas Tarakan yang tumbuh 4,77 persen, Nunukan 3,95 persen, Tana Tidung 1,82 persen, dan Malinau 0,61 persen.
Secara keseluruhan, perekonomian Kaltara pada triwulan II 2026 tumbuh 4,96 persen secara yoy.
Syarwani menilai capaian pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memperkuat sektor-sektor produktif.
“Kinerja perekonomian Kabupaten Bulungan tercatat memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 10,62 persen,” pungkasnya.***(IBM02)



