IBMNews.co.id, Tanjung Palas – Riuh sorak penonton memecah suasana malam di Taman Perdana, Tanjung Palas, Sabtu (19/7/26). Mata ratusan warga tertuju pada layar raksasa yang menayangkan partai puncak Piala Dunia 2026. Namun, malam itu bukan hanya tentang sepak bola.
Di antara masyarakat yang larut dalam atmosfer pertandingan, tampak Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., duduk berdampingan bersama puluhan kepala desa dari berbagai penjuru Kabupaten Bulungan. Tanpa sekat protokoler, mereka berbincang santai, sesekali tertawa, lalu kembali larut menyaksikan jalannya pertandingan.
Momen tersebut menjadi lebih dari sekadar nonton bareng. Di balik semarak final Piala Dunia, terselip ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Kehadiran para kepala desa memang bukan tanpa alasan. Sebanyak 74 kepala desa dijadwalkan mengikuti retreat penguatan kapasitas yang digelar Pemerintah Kabupaten Bulungan di lingkungan BKPSDM Bulungan. Sebelum memasuki agenda yang penuh pembahasan mengenai tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa, mereka terlebih dahulu dipertemukan dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.
Dalam sambutannya, Bupati Syarwani mengatakan kebersamaan seperti ini memiliki makna penting. Menurutnya, membangun komunikasi tidak selalu harus dilakukan melalui forum resmi.
“Semoga kegiatan nonton bareng ini semakin memperkokoh semangat persaudaraan, rasa senasib sepenanggungan, serta memperkuat kebersamaan kita dalam membangun Kabupaten Bulungan yang kita cintai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sengaja mengundang seluruh kepala desa untuk menikmati pertandingan bersama sebagai bentuk pendekatan yang lebih cair sebelum mengikuti rangkaian retreat.
“Kami ingin membangun kedekatan di luar ruang rapat formal. Hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah desa harus dibangun sebagai kemitraan. Melalui kebersamaan seperti ini, kami berharap lahir komunikasi yang lebih terbuka sehingga pembahasan mengenai pembangunan desa dalam retreat nantinya dapat berjalan lebih baik,” kata Syarwani.
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari masyarakat Kecamatan Tanjung Palas, aparat keamanan, hingga berbagai unsur yang ikut menjaga suasana tetap aman dan kondusif.
Ia pun mengingatkan seluruh kepala desa agar menjaga kondisi kesehatan dan tetap bersemangat mengikuti seluruh rangkaian retreat yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan menyamakan arah pembangunan desa agar sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bulungan,” pesannya.
Suasana hangat itu turut dirasakan Kepala Desa Pimping, Allan Billung. Baginya, malam kebersamaan tersebut menghadirkan pengalaman yang berbeda dibandingkan pertemuan-pertemuan resmi yang selama ini dijalani.
“Biasanya kami bertemu Bapak Bupati dalam forum yang formal. Malam ini kami bisa duduk bersama, berbincang santai, menikmati pertandingan, dan merasakan suasana kekeluargaan. Kami merasa lebih dekat dan dihargai sebagai mitra pembangunan,” ungkap Allan.
Menurutnya, kedekatan emosional yang terbangun melalui kegiatan sederhana seperti ini akan menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Di bawah langit malam Taman Perdana, sorak kemenangan di lapangan hijau seolah berpadu dengan semangat kebersamaan yang tumbuh di antara para pemimpin daerah dan desa. Sepak bola memang menjadi alasan mereka berkumpul, tetapi silaturahmi dan komitmen membangun Bulungan menjadi makna yang jauh lebih besar dari sekadar hasil pertandingan.
Malam itu, layar raksasa bukan hanya menghadirkan tontonan kelas dunia, melainkan juga menjadi saksi lahirnya semangat baru untuk memperkuat kolaborasi membangun 74 desa di Kabupaten Bulungan.***(Ronny Meranda)

