• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

BWS Sebut Solusi Memaksimalkan Suplai Embung Binalatung Adalah Pengerukan

by Redaksi
08/10/2022
in Kaltara, Tarakan
A A

TARAKAN – Kebutuhan air baku untuk Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Tengah saat ini sudah terpenuhi dengan mulai beroperasinya Embung Indulung. Sebelumnya, dua kecamatan ini hanya mengandalkan ketersediaan air baku dari Embung Binalatung. Sementara kapasitas air bakunya tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih dari dua kecamatan tersebut. 

Kepala Satker Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V, Rudiansyah mengatakan, saat ini ada perbaikan di pintu air Embung Binalatung. Sehingga, airnya langsung mengalir pada saat hujan. Namun, di bawahnya ada intake yang dibangun PDAM yang bisa dimanfaatkan sekitar 50 hingga 80 liter per detik. 

Baca Juga

Tiga Orang Diamankan, Polisi Sita 147,36 Gram Cairan Diduga Etomidate di Tarakan

Dua Perempuan Diamankan di SDF, 35 Bungkus Diduga Etomidate Disita

Kapolres Tarakan Turun Langsung Tangani Titik Api Batu Bara di Pantai Amal

“Tapi memang tidak bisa mencukupi. Makanya dari pihak PDAM minta Embung Indulung bisa secepatnya membantu, karena masalah Embung Binalatung itu ada perbaikan,” terangnya, (08/10/2022).

Pembangunan Embung Binalatung ini sebelumnya dilakukan BWS Kalimantan IV di Kaltim, sedangkan BWS Kalimantan V di Kaltara baru terbentuk di tahun 2020. Sehingga, penyerahan juga baru dilakukan. Sebelumnya, BWS Kalimantan IV memiliki wilayah kerja termasuk Kaltara, di tahun 2020 baru terbagi BWS Kalimantan V membawahi Kaltara ditambah Berau. 

“Tapi ada kegiatan di sana (Embung Binalatung) itu yang masih dilakukan di BWS Kalimantan IV. Kalau sudah full semua, baru diserahkan ke kami,” ungkapnya. 

Embung Binalatung ini sebenarnya memiliki tampungan cukup besar hingga 500 m3. Namun, konsepnya hanya tadah hujan. Ada sungai di sekitarnya, namun debit airnya sangat kecil. Sehingga, peruntukannya hanya untuk menampung air hujan. 

Sementara pemakaian dan kebutuhan air bersih di dua kecamatan ini sangat besar. Embung Binalatung tidak bisa memenuhi. Pihaknya kemudian mengejar pengerjaan Embung Indulung bisa dilakukan komisioning tes selesai. 

“Airnya juga lebih jernih, karena konservasinya di bagian hulu masih bagus. Harus dijaga, kuncinya air bersih itu dari hulu. Kami berharap masyarakat ikut menjaga. Apalagi Tarakan kan tidak memiliki sungai besar seperti di Bulungan. Sehingga hanya memanfaatkan sungai-sungai yang ada untuk bisa dimanfaatkan air bakunya,” ungkapnya.

Sebenarnya untuk menambah kapasitas air baku di Embung Binalatung ini bisa dilakukan pengerukan. Hanya saja harus dibahas bersama Satker Operasi dan Pemeliharaan (OP) BWS, sebagai Satker yang membidangi pemeliharaan seperti pengerukan sedimen yang ada. 

Sebelum dilakukan pengerukan, akan ada study tour untuk memastikan pengerjaan pengerukan akan dilakukan seperti apa. Namun, kewenangan ada di Satker OP.

“Kalau teman dari OP ada program, mungkin bisa. Cuma ya pengerukannya, jenisnya apakah pakai amfibi atau pompa. Sedangkan untuk aktivitasnya keluar itu agak susah di Binalatung. Harus dibuang di sekitar itu saja sedimennya. Jalur aksesnya agak susah,” tandasnya. 

Dengan adanya sedimen ini juga belum diketahui apakah kapasitas Embung Binalatung sudah berkurang dari 500 m3. Meski demikian, pemeliharaan embung harus dilakukan pengerukan dengan menyesuaikan waktu pemeliharaan.

“Kalau di Tarakan ini memang sendimennya berpasir, jadi lebih cepat naik. Proses pengerukan juga kalau dari study dilihat dulu harus berapa lama dilakukan,” katanya. 

Terkait

Next Post
Pelaksanaan Iraw Tengkayu, Bius Ribuan Masyarakat Tarakan

Pelaksanaan Iraw Tengkayu, Bius Ribuan Masyarakat Tarakan

Serapan APBD di Atas 60 Persen

Serapan APBD di Atas 60 Persen

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stok Air Baku PDAM Tirta Taka Aman 45 Hari, Pelanggan Diminta Hemat Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA