• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Terus Upgrade Diri, Pesan Kepala LAN RI kepada ASN Kaltara

by Redaksi
09/11/2021
in Kaltara, Pemerintahan
A A

Tanjung Selor- Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki hak dan kesempatan untuk mengikuti pengembangan kompetensi paling sedikit 20 jam pelajaran selama satu tahun.

Hal ini disampaikan Kepala Lembaga Administrasi Negara, Adi Suryanto, saat memberikan ceramah singkat dalam acara penutupan pelatihan dasar (latsar) CPNS di lingkup pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) formasi tahun 2020, Rabu (3/11/2021) lalu.

Baca Juga

DPRD Kaltara Bidik Dana Rp200 Miliar untuk Percepat Jalan Sembakung–KTT

Wabup Bulungan Tegaskan Bantuan Perahu untuk Nelayan Tak Boleh Diperjualbelikan

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

Seiring dengan perkembangan zaman, ASN dituntut untuk mampu bekerja secara profesional dan cerdas.

“Maka saat ini pemerintah sedang menggodok para ASN untuk menjadi orang-orang yang profesional, yang bisa bekerja. Dulu PNS bukan profesi, tapi pengabdian. Sekarang tidak begitu, ASN adalah profesi,” kata Adi.

ASN yang memiliki kompetensi, menghasilkan performa, serta mendedikasikan karyanya untuk bangsa dan negara sehingga patut mendapatkan reward sebagai bentuk penghargaan. Tidak hanya itu, dengan memberikan kesempatan belajar kepada ASN untuk mengembangkan diri tentu akan berdampak positif bagi orang tersebut maupun pemerintah.

Sejalan dengan Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 pemerintah mempunyai target untuk mewujudkan pemerintahan berkelas dunia. Tujuan dari reformasi birokrasi adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan birokrasi pemerintah yang profesional, berintegritas tinggi, serta pemberian pelayanan publik yang optimal.
“Birokrasi berkelas dunia ini tidak dapat terwujud dengan kita berpangku tangan diri. Harus dilakukan, segala upaya, bersinergi, dan berpikir bersama bagaimana kita meningkatkan kompetensi ASN dari Sabang sampai Marauke, termasuk juga Kalimantan Utara yang termasuk basis kompetensi,” lanjutnya.

Ia juga mengapresiasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara karena tetap melaksanakan latsar di tengah kondisi pandemi. Ini merupakan upaya nyata dari pemerintah untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelaksana pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan pelatihan.

Ia berpesan kepada peserta yang telah mengikuti latsar dan lulus dalam ujian kompetensi ini untuk tidak cepat puas diri. Berakhirnya latsar adalah titik awal meniti karir bagi ASN muda ini. Adi juga mengajak lulusan latsar untuk merencanakan jenjang karir mereka sejak dini, agar menjadi motivasi mereka saat bekerja.

“Mudah-mudahan Kaltara ke depan bisa lebih maju dan mandiri. Ade-ade sekaian jangan lupa, di pundak kalian semuanya ada beban untuk menjadi pegawai generasi baru. Harus punya karakter baru, teladani yang benar,” tutupnya.

Menyikapi penjelasan dari Kepala LAN RI, Gubernur Zainal langsung memberikan instruksi kepada Kepala BPSDM Kaltara untuk menyiapkan program-program pendidikan bagi ASN.

“Nanti diprogramkan ya pak, anggarannya berapa, nanti kita bicarakan ke DPRD dan kita lihat kekuatan anggaran kita berapa, mudah-mudahan mendukung untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan ini untuk PNS kita,” ujar Gubernur Zainal.

Terkait

Next Post
Pemprov Gelar Layanan Gabungan untuk Perbaiki Masalah Administrasi pada Vaksinasi

Pemprov Gelar Layanan Gabungan untuk Perbaiki Masalah Administrasi pada Vaksinasi

Semakin Marak, Disdagkop Siap Tertibkan Pedagang Tidak Berizin

Semakin Marak, Disdagkop Siap Tertibkan Pedagang Tidak Berizin

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stok Air Baku PDAM Tirta Taka Aman 45 Hari, Pelanggan Diminta Hemat Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA