• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Antisipasi Stok Hewan Qurban, Pemerintah Bakal Datangkan 1.250 Ekor Sapi Dari Gorontalo

by Redaksi
17/06/2022
in Kaltara, Tarakan
A A

TARAKAN – Semakin dekatnya hari raya Idul Adha Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan mendatangkan sekitar 1.250 ekor sapi ternak dari luar Tarakan. Saat dikonfirmasi, Elang Buana, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan menerangkan, sapi yang didatangkan tersebut berasal dari Gorontalo. Dijelaskannya sapi dari Gorontalo relatif lebih aman dari penyakit.

“Kami terus menambah jumlah sapi di Tarakan. Kalau kambing ada sekitar 600 ekor. Biasanya dari Kabupaten Ohuwa yang memang masuk dalam wilayah Provinsi Gorontalo dipakai jalan darat ke Palu dan naik veri tujuan Tarakan,” urainya, (16/6/2022).

Baca Juga

Pemprov Kaltara Komitmen Pertahankan Akreditasi Paripurna RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

Tiga Orang Diamankan, Polisi Sita 147,36 Gram Cairan Diduga Etomidate di Tarakan

Dua Perempuan Diamankan di SDF, 35 Bungkus Diduga Etomidate Disita

“Ada beberaoa penyakit yang memang dihindari dan alhamdulillah bebas ASF, PMK dan antraks dan zoonosis. Kita pilih mana yang aman saja wilayahnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, saat ini setiap kali ada sapi datang, harus melalui karantina selama 14 hari. Kata dia, selama Idul Adha terdapat petugas berkeliling yang memantau organ yang krusial seperti hati, limpa, paru dan jantung dan dilihat apa penyakitnya.

“Kami melibatkan petugas turun ke lapangan, jangan sampai ada penyakit seperti di Bogor pernah kecolongan kena antraks dan dimakan dan dikonsumsi yg konsumsi meninggal semua jadi berbahaya,”tandasnya.

Terkait

Next Post
Sedang Bertransaksi Di Kost, Seorang Diciduk Polairud

Sedang Bertransaksi Di Kost, Seorang Diciduk Polairud

Kaltara Siap jadi Eksportir Rumput Laut

Kaltara Siap jadi Eksportir Rumput Laut

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stok Air Baku PDAM Tirta Taka Aman 45 Hari, Pelanggan Diminta Hemat Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA