IBMNews.co.id, Long Peso – Deru mesin speedboat memecah keheningan pagi. Riak air Sungai Kayan berkejaran di belakang buritan, sementara hamparan hutan hijau di kanan dan kiri menjadi saksi perjalanan panjang rombongan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bulungan menuju Kecamatan Long Peso, selasa Pagi (04/08/26).
Perjalanan itu bukan sekadar kunjungan kerja. Selama kurang lebih dua jam, rombongan yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani, bersama jajaran Pokja II dan Pokja IV harus menyusuri sungai yang panjang, berliku, dan menjadi urat nadi kehidupan masyarakat pedalaman.
Di balik perjalanan yang melelahkan, tersimpan sebuah misi besar: memastikan pesan tentang pentingnya ASI eksklusif sampai kepada para ibu, bahkan di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.
Sesampainya di Kantor Kecamatan Long Peso, Desa Long Bia, rombongan langsung disambut Camat Long Peso Joni Kuleh, Ketua TP PKK Kecamatan Eta Asa, para kader PKK desa, tenaga kesehatan, serta puluhan ibu yang datang membawa bayi dan balitanya.
Suasana sederhana di pedalaman itu berubah hangat. Tak hanya mendengarkan penyuluhan, para ibu tampak antusias mengikuti setiap sesi diskusi mengenai manfaat ASI eksklusif, pola pengasuhan anak, hingga pentingnya imunisasi dasar.
Bagi Sri Nurhandayani Syarwani, perjalanan jauh bukanlah penghalang. Justru daerah-daerah yang sulit dijangkau menjadi prioritas agar seluruh masyarakat memperoleh akses informasi kesehatan yang sama.
“Kami sengaja datang langsung ke daerah pedalaman karena kami ingin memastikan tidak ada ibu yang tertinggal dalam mendapatkan edukasi tentang ASI eksklusif. Anak-anak di Long Peso memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Perjalanan yang jauh tidak sebanding dengan harapan besar yang kami bawa untuk masa depan generasi Bulungan,” ujar Sri Nurhandayani Syarwani.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. H. Imam Sujono, M.AP, kembali mengingatkan bahwa ASI merupakan makanan terbaik yang telah disiapkan Tuhan bagi setiap bayi.
Menurutnya, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memenuhi kebutuhan gizi bayi secara optimal, mendukung perkembangan otak, sekaligus mempererat ikatan emosional antara ibu dan anak.
“ASI bukan hanya soal makanan bayi. Di dalamnya terdapat perlindungan alami yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah berbagai penyakit, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Karena itu, kami terus berupaya menjangkau seluruh wilayah Bulungan agar kesadaran masyarakat terus meningkat,” kata drg. H. Imam Sujono, M.AP.
Tak hanya memberikan edukasi, TP PKK Kabupaten Bulungan juga menyerahkan penghargaan kepada ibu teladan menyusui sebagai bentuk apresiasi kepada para ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya. Selain itu, pelayanan imunisasi bagi balita turut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan perlindungan kesehatan anak sejak dini.
Bagi masyarakat Long Peso, kehadiran rombongan dari ibu kota kabupaten menjadi perhatian tersendiri. Mereka merasa diperhatikan dan mendapatkan kesempatan berdialog langsung mengenai kesehatan ibu dan anak.
Camat Long Peso, Joni Kuleh, menyampaikan apresiasi atas komitmen TP PKK Kabupaten Bulungan yang bersedia menempuh perjalanan panjang demi memberikan edukasi kepada masyarakat pedalaman.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena TP PKK Kabupaten Bulungan bersama Dinas Kesehatan datang langsung ke Long Peso. Perjalanan menuju sini memang tidak mudah, tetapi kehadiran mereka menjadi bukti bahwa masyarakat pedalaman juga mendapat perhatian.
Kami siap mendukung program-program kesehatan agar generasi Long Peso tumbuh lebih sehat dan berkualitas,” ungkapnya
Siang itu, ketika kegiatan berakhir, senyum para ibu yang menggendong bayinya seolah menjadi jawaban atas perjalanan panjang yang telah ditempuh.
Di pedalaman Bulungan, kampanye ASI eksklusif bukan hanya tentang menyampaikan informasi. Lebih dari itu, perjalanan menyusuri sungai menuju Long Peso menjadi simbol bahwa kepedulian tidak mengenal batas jarak. Sebab bagi TP PKK Kabupaten Bulungan, setiap anak—di kota maupun di pelosok—berhak mendapatkan awal kehidupan terbaik melalui ASI eksklusif, kasih sayang keluarga, dan pelayanan kesehatan yang merata.***



