IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Sembilan atlet panjat tebing Kabupaten Bulungan bersiap menguji kemampuan dan mental bertanding dalam ajang National Climbing Series 3 Bupati Cup V Kutai Timur 2026 di Sangatta, Kutai Timur, yang berlangsung pada tanggal 10 hingga 14 Oktober 2026 mendatang.
Keikutsertaan atlet Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengcab FPTI) Bulungan ini diharapkan menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara).
Keberangkatan para atlet dilepas Ketua FPTI Kaltara, Syarwani, pada Rabu (7/10/26). Ia menegaskan, kejuaraan berskala nasional tersebut tidak semata-mata menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi perkembangan atlet sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar.
“Saya yakin persiapan sudah dilakukan Pengcab FPTI Bulungan. Kita berharap atlet kita bisa mengukir prestasi yang membanggakan bagi FPTI Bulungan maupun masyarakat Bulungan,” ujar Syarwani.
Dalam kejuaraan tersebut, atlet Bulungan akan turun pada tiga nomor pertandingan, yakni speed, lead, dan boulder. Mereka akan bersaing dengan atlet dari berbagai daerah, sehingga dituntut menunjukkan kemampuan, konsistensi, serta mental bertanding yang kuat.
Menurut Syarwani, pengalaman berkompetisi di tingkat nasional menjadi modal penting bagi atlet untuk meningkatkan kualitas sekaligus mengenali kekuatan dan kekurangan masing-masing. Dengan menghadapi lawan dari berbagai daerah, atlet diharapkan semakin siap menghadapi tekanan dan ketatnya persaingan.
“Ini merupakan perlombaan berskala nasional dan semua nomor yang diikuti atlet panjat tebing Bulungan menjadi bagian dari proses untuk mengasah kemampuan mereka,” katanya.
Ia berharap, pengalaman selama bertanding di Sangatta dapat menjadi bekal berharga bagi para atlet dalam menghadapi Porprov II Kaltara. Selain mengejar hasil terbaik, para atlet juga diharapkan mampu membawa pulang pengalaman yang berdampak pada peningkatan kualitas latihan dan performa pertandingan.
“Harapan kita, setelah dari Sangatta sudah terbangun mental tanding dan kemampuan atlet panjat tebing Bulungan semakin baik,” jelasnya.
Di samping persiapan teknis, Syarwani turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan hingga seluruh rangkaian pertandingan berakhir. Kondisi fisik yang prima dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang penampilan atlet di arena kompetisi.
“Semoga selama di perjalanan sampai di Sangatta diberikan kesehatan dan keselamatan,” tuturnya.
Syarwani juga mengajak keluarga dan masyarakat Bulungan memberikan doa serta dukungan kepada sembilan atlet tersebut. Dukungan itu diharapkan menambah motivasi para atlet untuk tampil maksimal sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bulungan di tingkat nasional.
“Saya berharap orang tua dan masyarakat Bulungan dapat mendoakan yang terbaik untuk atlet kita yang akan mengikuti perlombaan,” pungkasnya.***(IBM02)


