• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Kabut Asap Belum Tekan Omzet UMKM Nunukan, Sektor Kuliner Tetap Diwaspadai

by Redaksi
03/09/2026
in Nunukan
A A

IBMNews.co.id, Nunukan – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas maupun omzet pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Nunukan.

Kepala Bagian (Kabag) UMKM DKUKMPP Kabupaten Nunukan, Mardiana, S.STP., mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan sejumlah perwakilan pelaku UMKM, aktivitas usaha di beberapa kawasan masih berjalan seperti biasa.

Baca Juga

Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

Kabut Asap Ganggu Pembelajaran, Disdik Nunukan Terapkan Belajar dari Rumah

Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

“Sejauh ini kami belum melihat adanya dampak yang signifikan terhadap aktivitas maupun omzet UMKM. Masyarakat masih melakukan aktivitas dan berkunjung ke lokasi usaha seperti biasanya,” kata Mardiana, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, DKUKMPP belum melakukan pemantauan dan pendataan secara langsung terhadap seluruh pelaku UMKM di lapangan. Informasi sementara diperoleh melalui koordinasi dengan perwakilan pelaku UMKM, khususnya yang beraktivitas di kawasan Alun-Alun Nunukan, Tanah Merah dan Lingkar.

Karena belum dilakukan pendataan secara langsung, pihaknya juga belum memiliki angka pasti terkait persentase penurunan omzet UMKM akibat kabut asap.

Mardiana menjelaskan, sektor kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang paling berpotensi terdampak apabila kondisi kualitas udara semakin memburuk. Pasalnya, sebagian pelaku usaha kuliner mengandalkan aktivitas masyarakat di ruang terbuka.

“Yang paling berpotensi terdampak memang sektor kuliner, terutama yang berjualan di ruang terbuka dan mengandalkan kunjungan masyarakat. Tetapi sampai saat ini aktivitas mereka masih berjalan normal,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan pelaku UMKM yang menutup sementara usahanya ataupun mengurangi jam operasional karena kondisi kabut asap maupun penerapan Surat Edaran Bupati Nunukan.

Sejumlah pelaku usaha, kata dia, masih menjalankan aktivitas dengan melakukan penyesuaian sederhana, salah satunya menggunakan masker ketika berada di luar ruangan.

“Kami juga belum menerapkan pembatasan jam operasional bagi UMKM. Pelaku usaha masih beraktivitas seperti biasa, tetapi kami mengimbau agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan menggunakan masker,” jelasnya.

Terkait Surat Edaran Bupati Nunukan mengenai penanganan kondisi kabut asap, Mardiana menyebutkan, DKUKMPP telah melakukan sosialisasi kepada kelompok-kelompok UMKM.

Sosialisasi dilakukan melalui grup WhatsApp serta melalui koordinator atau ketua kelompok UMKM di masing-masing lokasi usaha untuk selanjutnya diteruskan kepada anggota.

Namun demikian, hingga kini belum terdapat standar atau panduan khusus yang mengatur secara teknis aktivitas pelaku UMKM selama kondisi kabut asap.

“Arahan yang kami sampaikan masih sebatas imbauan, terutama untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker. Untuk panduan khusus bagi UMKM, saat ini belum ada,” katanya.

Mardiana juga mengungkapkan, DKUKMPP belum melakukan pembagian masker kepada pelaku UMKM dan belum memiliki kegiatan khusus sebagai tindak lanjut langsung terhadap Surat Edaran Bupati.

Sementara itu, sejumlah agenda DKUKMPP yang telah direncanakan pada Triwulan III dan IV tahun 2026 tetap akan dilaksanakan. Namun, pelaksanaannya masih dalam tahap koordinasi dengan lembaga maupun pihak terkait.

“Untuk kegiatan Triwulan III dan IV tetap direncanakan berjalan. Saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan pihak-pihak yang nantinya terlibat dalam pelaksanaan,” pungkasnya.

DKUKMPP Nunukan diharapkan dapat terus memantau perkembangan kondisi di lapangan, khususnya apabila kualitas udara memburuk. Pendataan secara langsung penting dilakukan untuk mengetahui secara lebih akurat dampak kabut asap terhadap omzet, jam operasional dan keberlangsungan usaha UMKM.

Dengan demikian, langkah penanganan maupun kebijakan lanjutan dapat disesuaikan dengan kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan.***(IBM05)

Terkait

Next Post
PKK Bulungan berkolaborasi dengan Pemkab Bulungan Bagikan Masker, Ajak Warga Waspadai Dampak Kabut Asap

PKK Bulungan berkolaborasi dengan Pemkab Bulungan Bagikan Masker, Ajak Warga Waspadai Dampak Kabut Asap

Karhutla Mengancam, Dandim Bulungan Ajak Warga Berdoa dan Cegah Pembakaran

Karhutla Mengancam, Dandim Bulungan Ajak Warga Berdoa dan Cegah Pembakaran

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stok Air Baku PDAM Tirta Taka Aman 45 Hari, Pelanggan Diminta Hemat Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA