• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Siapkan Langkah Antisipasi Kenaikan Harga Beras

RAPAT VIRTUAL : Pemprov Kaltara menghadiri rapat virtual bersama BPS RI dalam rangka upaya antisipasi harga komoditas.

by Redaksi
30/08/2023
in Advetorial, Kaltara, Pemerintahan
A A

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) aktif mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi yang rutin digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI).

Pada rakor yang dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian ini, disampaikan ada 10 komoditas yang memberi andil utama terhadap kenaikan atau penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu keempat bulan Agustus ini.

Baca Juga

BRI Peduli Bantu Tingkatkan Sarana Pendidikan TK Kartika Brigif 24 Tanjung Selor

Dorong UMKM Semakin Produktif, BRI Cabang Tanjung Selor Salurkan KUR Rp60 Miliar hingga Juni 2026

DPRD Kaltara Bidik Dana Rp200 Miliar untuk Percepat Jalan Sembakung–KTT

Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasari mengatakan, tiga komoditas tertinggi diantaranya adalah cabe rawit, cabe merah, dan beras. Sebanyak 51 kab/kota mengalami kenailan cabe rawit, sementara itu untuk cabe merah sebantak 39 kab/kota di mana sebelumnya hanya 26 kab/kota yang mengalami kenaikan, dan beras mulai terlihat tanda-tanda penyumbang kenaikan IPH di mana minggu lalu 24 kab/kota mengalami kenaikan dan saat ini 34 kab/kota.

Dinyatakan pula, menjadi catatan postif komoditas yang mengalami penurunan dan tidak lagi menjadi pemberi andil utama dalam kenaikan IPH adalah daging ayam ras dan telur ayam di mana harga sangat terkendali dan sudah mengalami penurunan.

Selanjutnya, perkembangan harga cabe rawit dari 6 bulan terakhir, terlihat di bulan Agustus terjadi kenaikan harga secara bertahap namun di minggu keempat ini relatif stagnan,

“Jadi tidak ada kenaikan tetapi stagnan berada di level yang cukup tinggi,”kata Amalia

Sementara itu untuk cabe merah menurut data yang dilampirkan, cabe merah terlihat tanda-tanda kenaikan belum ada stagnasi meskipun dilihat dari bulan Juli masih relatif lebih rendah tetapi kenaikan cabe merah ini terus meningkat dibeberapa minggu ini dan beberapa daerah mengalami kenailan.

“Cabe rawit dan cabe merah ini adalah komoditas yang sangat rentan terhadap cuaca, sehingga penyebab penurunan pasokan adalah karena musim kemarau yang kita alami beberapa bulan terakhir ini,” lanjutnya, Senin (28/08).

Di samping itu Amalia mengingatkan, perkembangan harga beras perlu diperhatikan karena rata-rata harga beras di bulan Agustus dibandingkan enam bulan sebelumnya ini relatif lebih tinggi dibandingkan harag beras sebelumnya yang mencapai Rp12.454. Harga ini tertinggi dibandingkan harga rata-rata 6 bulan sebelumnya.

“Dan menjadi catatan kita bersama adalah semakin banyaknya kab/kota yang sudah mengalami kenaikan harga beras sampai pada minggu keempat ini dibandingkkan bulan Juli 2023. Jadi kalau kita catat di minggu keempat saja, ada 201 yang mengalami kenaiklan harga beras. Kenaikan ini penyebabnya adanya penururnan pasokan yang mulai berkurang seiring dengan penurunan aktivitas panen,” terangnya.

Harga beras tertinggi terjadi di wilayah/pulau Papua, Maluku, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Bali-Nusra, dan Jawa.

Namun demikian, lanjut Amalia, jika dibandingkan dengan cabe rawit dan cape merah dispartias harga beras tidak terlalu signifikan. Harga komoditas beras relatif mirip antara wilayah barat dan timur Indonesia.

“Bapak, ibu mungkin beras ini perlu kita antisipasi ke depan. Karena di bulan Juli pun inflasi beras menurut wilayah 85 kab/kota mengalami inflasi, 5 kab/kota deflasi. Kemudian beras berpotensi menyumbang inflasi hingga akhir tahun jika kita tidak menyiapkan langkah-langkah mitigasi dan antisipasi dari sekarang,” pungkasnya.

Terkait

Next Post
Gubernur Sambut Baik Sinergitas ISEI Tarakan

Gubernur Sambut Baik Sinergitas ISEI Tarakan

Sedang Istirahat, Uang dan Hanphone Digondol Maling

Sedang Istirahat, Uang dan Hanphone Digondol Maling

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKK Bulungan berkolaborasi dengan Pemkab Bulungan Bagikan Masker, Ajak Warga Waspadai Dampak Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Ayam KUB PKK Bulungan Dinilai Bisa Jadi Modal Pangan dan Ekonomi Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA