• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Ini Dia Daerah Menjadi Titik Rawan Longsor

by Redaksi
29/08/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN – Sering terjadinya bencana tanah longsor di Kota Tarakan, menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan Ir. Kajat Prasetio menerangkan, setidaknya terdapat 7  titik pemukiman yang dapat terjadi longsor saat musim penghujan. Diantaranya yakni kawasan Kampung Bugis dalam, Pasir Putih Kelurahan Karang Ayar, Sebengkok Tiram Kelurahan Sebengkok, Mamburungan, dan Jalan Aki Balak Kelurahan Karang Harapan, Juata Kerikil dan Juata Laut. Kendati begitu, pihaknya sudah mengimbau Kelurahan untuk terus memperingatkan masyarakatnya.

“Untuk penentuan titik-titik rawan longsor, sebenarnya kita sudah mulai dari tahun 2016 2017 kita sudah memanggil Kelurahan seluruh Tarakan dan sudah mendata beberapa titik longsor di Kota Tarakan.
pada umumnya titik longsor di Kota Tarakan terdapat di daerah perbukitan yang sudah diubah menjadi suatu pemukiman,”ujarnya, (29/8).

Baca Juga

Pemprov Kaltara Komitmen Pertahankan Akreditasi Paripurna RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

Tiga Orang Diamankan, Polisi Sita 147,36 Gram Cairan Diduga Etomidate di Tarakan

Dua Perempuan Diamankan di SDF, 35 Bungkus Diduga Etomidate Disita

“Untuk daerah yang Rawan longsor Karang Anyar, kampung bugis, Karang Balik daerah Sebengkok sebagian dan Mamburungan maupun juata, dan titik longsor itu perlu diketahui apabila pernah terjadi longsor maka tahun-tahun berikut nya akan longsor lagi. ini pernah terjadi di Juata dan juga Karang Anyar,”sambungnya.

Dijelaskannya, rawannya lokasi tersebut tidak terlepas dari kontruksi tanah, pembangunan siring dan kajian tehknis bangunan saat didirikan. Sehingga menurutnya, pentingnya melihat keamanan lokasi saat membangun tempat tinggal.

“Tetapi pemukiman itu tidak dilakukan suatu kajian teknis maupun dengan teknik-teknik sipil untuk membangun suatu rumah, pada umumnya kondisi perbukitan di kota Tarakan ialah lihat berpasir ketika lahan itu dibuka kemudian kena air hujan yang cukup deras tanah itu gampang Jadi longsor,”tukasnya

“Titik longsor ini sudah kita tanggani tapi masyarakat membuka lahan tanpa adanya suatu cara teknik sipil yang memadai,”lanjutnya.

Lanjutnya, sejak 2013 sedikitnya 30 nyawa dan ratusan bangunan rusak musibah tanah longsor. Sehingga menurutnya Kelurahan tidak serta merta mempermudah izin masyarakat yang hendak membangun di area perbukitan tanpa memperhatikan SOP pembangunannya

“korban jiwa, kepastiannya dari tahun 2013 itu sekitar 30an se-Tarakan. yang paling besar 2018 sekitar 18 orang bersamaan. tahun 2021 masih 1 orang yang di Kelurahan Sebengkok, selain Teknik Sipil yang kurang memadai harus ada perizinan minimal diketahui lurah,”tuturnya.

Bahkan menurutnya tidak jarang adanya pembangunan yang dilakukan tanpa diverifikasi oleh Ketua RT dan Lurah.

“Sebetulnya aturan yg berlaku apabila kemiringan lebih dari 30 derajat, tidak boleh membangun dan memang itu tidak diketahui RT atau Lurahnya,”pungkasnya.

Terkait

Next Post
Gubernur Meninjau Potensi Pelabuhan Sungai di Bulungan

Gubernur Meninjau Potensi Pelabuhan Sungai di Bulungan

Suplai Air Mandet, Pedagang Air Mulai Banjir Panggilan

Suplai Air Mandet, Pedagang Air Mulai Banjir Panggilan

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKK Bulungan berkolaborasi dengan Pemkab Bulungan Bagikan Masker, Ajak Warga Waspadai Dampak Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Ayam KUB PKK Bulungan Dinilai Bisa Jadi Modal Pangan dan Ekonomi Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA