IBMNews.co.id, Tarakan – Operasi Sarang Narkoba yang digelar Polres Tarakan bersama tim gabungan di sejumlah tempat hiburan malam (THM), Kamis (15/10/2026) malam hingga Jumat (16/10/2026) dini hari, mendeteksi satu pengunjung positif amphetamine berdasarkan hasil tes urine.
Dari total 19 sampel urine yang diperiksa di enam tempat hiburan malam, sebanyak 18 sampel menunjukkan hasil negatif dan satu sampel dinyatakan positif. Pengunjung tersebut menjalani pemeriksaan di THM Jaguar dan diamankan untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Tarakan, Iptu Rusli, menyampaikan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama instansi terkait dalam mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Tarakan.
“Dari total 19 sampel urine pengunjung yang kami periksa di enam THM, sebanyak 18 sampel dinyatakan negatif dan satu orang pengunjung di THM Jaguar positif amphetamine,” ujar Iptu Rusli Jumat (16/10/2026).
Operasi yang dimulai sekitar pukul 22.00 WITA itu melibatkan personel Satresnarkoba Polres Tarakan, Ditresnarkoba Polda Kalimantan Utara, Sat Samapta, Propam, Binmas, Satbrimobda, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan dan Provinsi Kalimantan Utara, unsur TNI, serta Satpol PP.
Sebelum pelaksanaan operasi, seluruh personel mengikuti apel di Markas Komando Polres Tarakan untuk menerima arahan. Tim kemudian bergerak menuju sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Tarakan Timur dan Tarakan Barat untuk melakukan pemeriksaan serta tes urine terhadap pengunjung.
Pemeriksaan pertama dilakukan di Rindu Malam Karaoke dengan empat sampel urine. Seluruhnya menunjukkan hasil negatif.
Tim kemudian melanjutkan pemeriksaan di Popy dan Laguna dengan masing-masing dua sampel urine. Hasil pemeriksaan di kedua lokasi tersebut juga seluruhnya negatif.
Pada pukul 23.30 WITA, petugas menyambangi THM Jaguar. Dari tiga pengunjung yang menjalani tes urine, dua orang dinyatakan negatif, sedangkan satu orang lainnya positif amphetamine.
Pemeriksaan berlanjut ke Nice Club pada pukul 00.30 WITA. Tiga sampel urine yang diperiksa di lokasi tersebut seluruhnya negatif. Selanjutnya, di Icon pada pukul 01.20 WITA, tiga pengunjung juga menjalani tes urine dengan hasil negatif.
Iptu Rusli menjelaskan, pengunjung yang menunjukkan hasil positif langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
“Terhadap pengunjung yang positif, direncanakan tindak lanjut berupa rehabilitasi melalui BNN Kota Tarakan sesuai dengan hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Penanganan lanjutan tersebut dilakukan untuk menentukan langkah yang sesuai berdasarkan hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku. Hasil tes urine awal juga perlu dibedakan dari penetapan status hukum seseorang.
Operasi berakhir sekitar pukul 01.40 WITA setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai. Personel gabungan kemudian melaksanakan apel konsolidasi di Mako Polres Tarakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
Melalui operasi terpadu ini, Polres Tarakan bersama BNN, TNI, Satpol PP, dan instansi terkait berupaya memperkuat pengawasan serta mencegah penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam.
Kepolisian juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.
“Upaya pencegahan dan penindakan tersebut diharapkan dapat menekan risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Tarakan, ” Tutup Rusli***(IBM02)



