IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menerima kunjungan edukatif siswa SMA Negeri 2 Tanjung Selor, Kamis (15/10/26). Kunjungan tersebut menjadi sarana bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat fungsi parlemen, peran wakil rakyat, serta proses demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Ketua DPRD Kaltara, Akhmad Djufrie, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pembelajaran langsung di lingkungan lembaga legislatif dapat memberikan pengalaman berbeda bagi siswa dalam memahami sistem pemerintahan yang selama ini dipelajari melalui teori di sekolah.
Ia menjelaskan, DPRD memiliki peran penting dalam menampung dan membahas aspirasi masyarakat, menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memahami peran dan fungsi DPRD, bagaimana aspirasi masyarakat dibahas, serta proses pengambilan keputusan dalam lembaga perwakilan rakyat,” ujar Akhmad Djufrie.
Ia menegaskan, pendidikan demokrasi tidak cukup hanya dipahami melalui materi pembelajaran di dalam kelas. Para pelajar juga perlu mengenal secara langsung bagaimana prinsip-prinsip demokrasi diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui kunjungan tersebut, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan, termasuk peran generasi muda dalam menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab dan ikut mengawal kemajuan daerah.
“Pendidikan demokrasi bukan hanya tentang memahami teori, tetapi juga mengenal bagaimana prosesnya berjalan dalam praktik,” jelasnya.
Akhmad Djufrie berharap, pengalaman belajar di DPRD Kaltara dapat menumbuhkan wawasan, kepedulian, serta kesadaran para siswa terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan berbagai persoalan pembangunan di daerah.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kaltara. Karena itu, pemahaman mengenai demokrasi, fungsi lembaga negara, dan partisipasi publik perlu dibangun sejak dini.
“Semoga kunjungan ini menjadi pengalaman belajar yang bermanfaat bagi para siswa dalam membangun pemahaman dan kepedulian terhadap masa depan Kalimantan Utara,” pungkasnya.***(IBM04)



