IBMNews.co.id, Malinau – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) di Kabupaten Malinau terus dimatangkan menjelang pembukaan pada 10 November 2026. Hingga pertengahan Oktober, kesiapan venue pertandingan dilaporkan telah melampaui 95 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau sekaligus Ketua Harian PB Porprov II Kaltara, Dr. Ernes Silvanus, mengatakan sejumlah aspek penting masih terus dikoordinasikan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara. Pembahasan meliputi pembiayaan, teknis pertandingan, kebutuhan medali, hingga kesiapan sarana dan prasarana olahraga.
“Semalam kami sudah bertemu dengan KONI Kaltara untuk membahas beberapa hal. Pertama, terkait pembiayaan, kedua teknis pertandingan, termasuk medali yang diperebutkan, dan ketiga kesiapan venue,” ujar Ernes, Jumat (16/10).
Selain kesiapan venue, pemenuhan peralatan pertandingan menjadi salah satu perhatian panitia. KONI Kaltara akan melakukan inventarisasi melalui masing-masing pengurus provinsi cabang olahraga (Pengprov Cabor) guna mengetahui ketersediaan peralatan yang dapat digunakan selama Porprov berlangsung.
Pendataan tersebut mencakup peralatan yang telah dimiliki masing-masing daerah, termasuk yang tersedia di Kabupaten Malinau. Dengan begitu, kebutuhan setiap cabang olahraga dapat dipetakan lebih awal dan pemanfaatan peralatan yang sudah ada bisa dioptimalkan.
“KONI Kaltara akan menginventarisasi kepada pengprov, peralatan apa saja yang sudah ada dan apa yang tersedia di Malinau. Nanti bisa saling berbagi,” jelasnya.
Menurut Ernes, langkah tersebut penting untuk mengefisienkan penggunaan anggaran sekaligus menjaga agar persiapan tidak terkendala waktu. Sebab, apabila seluruh kebutuhan peralatan harus dipenuhi melalui pengadaan baru, panitia perlu memperhitungkan tambahan biaya dan waktu pelaksanaan.
“Yang penting itu waktu dan biaya. Kalau harus melakukan pengadaan baru, tentu perlu diperhitungkan lagi karena membutuhkan anggaran dan waktu,” katanya.
Di sisi lain, progres kesiapan venue yang telah melampaui 95 persen menjadi salah satu indikator bahwa persiapan penyelenggaraan terus berjalan. Panitia juga telah memiliki technical handbook (THB) sebagai pedoman teknis pelaksanaan pertandingan.
Meski demikian, koordinasi dengan KONI Kaltara dan masing-masing Pengprov Cabor tetap diperlukan untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis sesuai dengan standar dan ketentuan cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Untuk venue, kesiapan sudah di atas 95 persen. THB juga sudah ada,” ungkap Ernes.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, PB Porprov II Kaltara terus berupaya menuntaskan berbagai kebutuhan penyelenggaraan. Sinkronisasi pembiayaan, inventarisasi peralatan, serta pemantapan venue menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan sesuai rencana.
Porprov II Kaltara di Malinau diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltara, tetapi juga berlangsung lancar melalui persiapan yang terukur dan koordinasi antarpihak yang solid.***(IBM02)



