• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Gerakan Pangan Murah Jadi Intervensi Pemkab Bulungan Jaga Daya Beli Masyarakat

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M. Si (Tengah) saat memberikan keterangan pada awak Media

by Redaksi
21/10/2026
in Bulungan
A A

IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menjadikan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu langkah intervensi untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi gejolak harga bahan pokok di pasaran.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berupaya memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau, terutama di tengah tantangan cuaca ekstrem dan potensi gangguan pasokan sejumlah komoditas.

Baca Juga

Bupati Syarwani Tekankan Pencegahan Karhutla, Pelaku Pembakaran Terancam Diproses Hukum

Keluarga Korban dan PT Telkom Sepakat Damai, Evaluasi Kabel Berbahaya Jadi Sorotan

Antisipasi El Nino, PMI Kaltara Siapkan 50 Ribu Masker dan Rp31,25 Juta untuk Air Bersih

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, pelaksanaan GPM akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi pangan dan kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah juga membuka peluang kembali menggelar kegiatan serupa menjelang akhir tahun.

“Tujuannya untuk menjamin ketersediaan sembilan bahan pokok, menjaga stabilitas harga, dan mencegah terjadinya kelangkaan di pasar melalui intervensi pemerintah,” ujarnya, Rabu (21/10/2026)

Menurut Syarwani, GPM tidak hanya menjadi sarana menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di tingkat masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah akan melihat perkembangan situasi sebelum menentukan waktu pelaksanaan berikutnya.

Upaya menjaga stabilitas pangan juga dilakukan melalui penguatan cadangan beras pemerintah. Kepala Bulog Cabang Tanjung Selor, Oktavianur, menyampaikan terdapat sekitar 1.100 ton beras dalam perjalanan. Jika seluruh pasokan tiba, total persediaan diperkirakan mencapai sekitar 2.000 ton.

Kepala Bulog Cabang Tanjung Selor, Oktavianur

Cadangan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), penanganan bencana, serta bantuan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain beras, ketersediaan minyak goreng juga menjadi perhatian. Bulog menyebut stok yang tersisa berada di kisaran 500 dus setelah menerima pasokan satu kontainer dan menyalurkannya kepada pedagang.

Untuk menjaga ketersediaan, Bulog berencana melanjutkan pengadaan dan pengiriman minyak goreng dari Tarakan.

Namun, persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan jumlah stok. Distribusi juga menjadi faktor penting agar komoditas yang tersedia dapat dijangkau masyarakat.

Menanggapi keluhan mengenai sulitnya memperoleh minyak goreng di pasaran, Bulog menjelaskan penyaluran dilakukan melalui jalur distribusi yang telah ditentukan, termasuk pedagang terdaftar dalam SP2KP dan Rumah Pangan Kita (RPK).

Bulog menyebut penyaluran saat ini baru mencakup sekitar 35 persen dari alokasi yang tersedia. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek distribusi yang perlu diperhatikan agar pasokan dapat menjangkau masyarakat sesuai peruntukannya.

Di luar intervensi melalui GPM, Pemkab Bulungan juga berupaya memperkuat produksi pertanian lokal agar ketahanan pangan daerah tidak hanya bergantung pada ketersediaan pasokan dari luar wilayah.

Syarwani mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi sejak Agustus lalu berpotensi memengaruhi hasil panen petani, terutama produksi gabah sebagai bahan baku beras.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, pemerintah daerah mendorong optimalisasi lahan pertanian, program cetak sawah, serta dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk combine harvester untuk membantu proses panen.

Syarwani memperkirakan lahan pertanian yang telah produktif di Bulungan mencapai sekitar 500 hingga 700 hektare, termasuk kawasan persawahan di Desa Sajau Hilir dan Tanjung Buka.

Di Desa Sajau Hilir, lahan yang telah berproduksi mencapai sekitar 300 hektare. Dalam kondisi normal, produktivitasnya diperkirakan berkisar 3–5 ton gabah per hektare.

“Kalau rata-rata tiga ton per hektare dikalikan 300 hektare, kita bisa melihat potensi produksi gabah yang dapat dihasilkan petani dari satu kawasan saja,” jelasnya.

Untuk mendukung pemasaran hasil panen, Perum Bulog memiliki peran dalam menyerap gabah petani sesuai ketentuan dan kebijakan yang berlaku. Syarwani menyebut harga penyerapan yang menjadi acuan sekitar Rp6.500 per kilogram.

Menurutnya, kepastian akses pasar menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong petani mempertahankan dan meningkatkan produksi.

Pemkab Bulungan juga telah membangun rumah produksi di Desa Sajau Hilir pada 2025. Fasilitas tersebut dilengkapi mesin penggilingan padi (rice milling) dan pengering gabah (dryer) agar hasil panen dapat diolah menjadi beras.

Pemerintah daerah berharap fasilitas itu mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus membuka peluang pemasaran beras lokal, termasuk untuk memenuhi kebutuhan kawasan industri di Bulungan.

“Kita akan menjembatani akses agar pengelola kawasan industri dapat menyerap beras yang dihasilkan petani Kabupaten Bulungan,” katanya.

Melalui GPM, penguatan cadangan pangan, perbaikan distribusi, dan peningkatan produksi pertanian lokal, Pemkab Bulungan berupaya menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Ke depan, efektivitas upaya tersebut akan bergantung pada kemampuan pemerintah menjaga kesinambungan pasokan, memastikan distribusi berjalan sesuai peruntukan, serta memperkuat produksi pangan lokal agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara berkelanjutan.***(IBM02)

Terkait

Next Post
BPN Bulungan Catat 356 Sertifikat PTSL Terbit, 661 Bidang Masih Berproses

BPN Bulungan Catat 356 Sertifikat PTSL Terbit, 661 Bidang Masih Berproses

BPN Bulungan Catat 356 Sertifikat PTSL Terbit, 661 Bidang Masih Berproses

Ombudsman Tuntaskan Kasus Ijazah 67 Murid TK di Bulungan, Pungutan Rp250 Ribu Dibatalkan

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • Dukung UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Tanjung Selor Resmi Diluncurkan

    Dukung UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Tanjung Selor Resmi Diluncurkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Blunder Statement Gubernur se-Kalimantan Soal Karhutla, Cuma Gubernur Kaltara yang Dinilai Waras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DLH Bulungan Klarifikasi Anggaran Toilet untuk 2 Bangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Impian Jadi Prajurit TNI, Galang Temukan Sambutan Humanis di Makodim Bulungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA