• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Dugaan Kekerasan Saat Penagihan Kredit, Nasabah Tempuh Jalur Hukum

Foto: gambaran ilustrasi

by Redaksi
30/07/2026
in Tana Tidung
A A

IBMNews.co.id, Tana Tidung – Dugaan penganiayaan terhadap seorang nasabah oleh oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kabupaten Tana Tidung (KTT) berbuntut laporan polisi. Korban berinisial DR mengaku mengalami pemukulan saat didatangi petugas bank yang hendak melakukan penagihan setoran pinjaman.

Akibat kejadian tersebut, DR mengaku mengalami luka lebam di bagian pelipis mata dan memutuskan melaporkan peristiwa itu ke Polres Tana Tidung. Laporan tersebut telah diterima dengan nomor STTLPM/36/VII/2026/SPKT pada 28 Juli 2026.

Baca Juga

Pembangunan Jembatan Garuda di Buong Baru Terus Dikebut, Satgas Kerja Maksimal Kejar Target

Penarikan Sling Dimulai, Dandim 0914/TNT Pastikan Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut

Pengelasan Tower Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut

Kepada wartawan, DR menuturkan rangkaian peristiwa bermula pada 24 Juli 2026 ketika dirinya masih berada di bandara dan hendak kembali ke Tana Tidung. Saat proses boarding, ia menerima panggilan telepon dari seseorang yang belakangan diketahui merupakan pegawai baru BRI. Karena sedang bertransaksi, panggilan tersebut tidak diangkat dan komunikasi berlanjut melalui aplikasi WhatsApp.

Dalam percakapan itu, DR mengaku sempat menanyakan apakah yang menghubunginya merupakan pegawai baru. Menurutnya, selama lebih dari dua tahun menjadi debitur BRI, keterlambatan pembayaran yang sesekali terjadi tidak pernah menimbulkan persoalan.

“Saya bilang, ‘kamu pegawai baru ya?’ Dia jawab, ‘iya, saya baru, kenapa memang?’ Saya bilang pantas saja tidak mengerti. Selama ini pinjaman saya sudah berjalan lebih dari dua tahun dan aman. Kalau akhir bulan usaha sedang sepi, biasanya awal bulan baru saya melakukan setoran,” ujar DR.

Menurut DR, sehari sebelum insiden, pegawai tersebut kembali menghubunginya melalui WhatsApp untuk menanyakan pembayaran angsuran. Pesan itu belum sempat ia balas.

Pada sore harinya, saat baru tiba di rumah sepulang berjualan, pegawai tersebut datang untuk melakukan penagihan.

“Saya baru sampai rumah dan belum sempat turun dari motor. Dia langsung datang menagih. Saya persilakan masuk ke rumah supaya bisa bicara baik-baik, tapi dia tidak mau,” tuturnya.

DR mengatakan pembicaraan kemudian berubah menjadi adu mulut. Menurut pengakuannya, pegawai tersebut mengajaknya keluar menuju jalan depan rumah hingga akhirnya terjadi dugaan tindak kekerasan.

“Dia mengajak saya ke jalan sambil terus beradu mulut. Tiba-tiba dia melepaskan bogem mentah yang mengenai pelipis mata saya,” katanya.

Merasa menjadi korban penganiayaan, DR kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak BRI belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Upaya konfirmasi telah dilakukan dengan mendatangi Kantor Cabang BRI Tanjung Selor pada Kamis (30/07/26). Namun, Kepala Cabang BRI belum bersedia memberikan keterangan secara langsung kepada wartawan.

Wartawan hanya ditemui oleh Sekretaris Cabang BRI, Rahel, sekitar pukul 09.45 Wita. Ia menyampaikan bahwa pihak bank akan memberikan penjelasan melalui pernyataan resmi.

“Nanti kami sampaikan rilis resmi kepada bapak-bapak sekalian,” ujar Rahel.

Hingga sekitar pukul 15.35 Wita, pernyataan resmi yang dijanjikan belum juga diterima. Saat kembali dikonfirmasi mengenai kepastian waktu penyampaian klarifikasi, Rahel hanya meminta awak media untuk menunggu.

“Berkenan ditunggu ya, Pak,” ucapnya singkat.
Selain itu, upaya menghubungi Kepala Unit BRI Kabupaten Tana Tidung, bernama Mila, juga belum membuahkan hasil. Pihak bank masih belum memberikan tanggapan substantif terkait laporan dugaan penganiayaan yang kini telah menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak BRI maupun kepolisian terkait perkembangan penanganan perkara tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi dari seluruh pihak yang berkepentingan.***(IBM02)

Terkait

Next Post
Dugaan Kekerasan Saat Penagihan Kredit, Nasabah Tempuh Jalur Hukum

Oknum BRI Pukul Nasabah, Polisi Ungkap Kronologi

BRI Tanjung Selor Buka Suara Soal Dugaan Pemukulan Nasabah di Tana Tidung, Proses Klarifikasi Masih Berjalan

BRI Tanjung Selor Buka Suara Soal Dugaan Pemukulan Nasabah di Tana Tidung, Proses Klarifikasi Masih Berjalan

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stok Air Baku PDAM Tirta Taka Aman 45 Hari, Pelanggan Diminta Hemat Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA