IBMNews.co.id, Makassar – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara, H. Denny Harianto, mengunjungi asrama mahasiswa asal Kaltara di Makassar sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di luar daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Denny meninjau langsung kondisi fasilitas asrama sekaligus berdialog bersama mahasiswa guna mendengar berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi selama merantau.
Suasana pertemuan berlangsung akrab dan terbuka. Mahasiswa menyampaikan sejumlah masukan, mulai dari kondisi fasilitas asrama, kebutuhan pendukung pendidikan, hingga kendala yang dihadapi selama menjalani perkuliahan di Kota Makassar.
Denny menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berupaya hadir untuk memberikan perhatian kepada generasi muda daerah sebagai investasi sumber daya manusia di masa depan.
“Kehadiran pemerintah bukan sekadar memastikan fasilitas berjalan baik, tetapi juga mendengar langsung kebutuhan mahasiswa kita di perantauan,” ujar Denny.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tetap fokus menyelesaikan pendidikan dan menjaga nama baik Kalimantan Utara selama berada di luar daerah.
Menurutnya, masa kuliah harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan membangun karakter agar mampu bersaing ketika kembali ke daerah.
“Jangan sia-siakan kesempatan kuliah. Tetap disiplin, jaga pergaulan, dan tunjukkan bahwa mahasiswa Kaltara mampu membawa citra positif daerah,” katanya.
Denny menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam pembangunan daerah di masa mendatang. Karena itu, komunikasi antara pemerintah dan mahasiswa perlu terus diperkuat.
Selain melihat langsung kondisi bangunan asrama, Sekprov juga memastikan berbagai keluhan yang disampaikan mahasiswa akan menjadi bahan evaluasi Pemprov Kaltara untuk peningkatan pelayanan dan fasilitas ke depan.
Kunjungan tersebut mendapat sambutan positif dari mahasiswa. Mereka mengaku senang karena pemerintah daerah hadir langsung untuk melihat kondisi sekaligus membuka ruang komunikasi secara terbuka.
Langkah ini dinilai menjadi bagian dari komitmen Pemprov Kaltara dalam mendukung dunia pendidikan dan meningkatkan kenyamanan mahasiswa asal Kaltara yang menempuh studi di luar daerah.***(IBM02)



