• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Pelatihan Terus Berjalan, Disnaker Klaim 60 Persen Lulusan Terserap Lapangan Kerja

by Redaksi
04/05/2022
in Ragam, Tarakan
A A

TARAKAN – Hingga saat ini pelaksanaan program Lembaga Latihan Kerja (LLK) terus berjalan. Diketahui, LLK merupakan program pelatihan yang dimaksudkan untuk menekan angka pengangguran dengan menciptakan tenaga ahli serta menciptakan lapangan baru. Sehingga setiap tahunnya pelatihan LLK secara terus dilakukan secara rutin dan sudah meluluskan ribuan peserta.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnaker) Kota Tarakan Agus Sutanto menerangkan, di tahun 2022 Disnaker melaksanakan 28 paket jurusan pelatihan dan 10 paket jurusan diantaranya sudah hampir selesai. Sehingga dalam waktu dekat pihaknya akan kembali membuka 18 paket jurusan pelatihan hingga akhir 2022.

Baca Juga

Pemprov Kaltara Komitmen Pertahankan Akreditasi Paripurna RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

Tiga Orang Diamankan, Polisi Sita 147,36 Gram Cairan Diduga Etomidate di Tarakan

Dua Perempuan Diamankan di SDF, 35 Bungkus Diduga Etomidate Disita

“Untuk pelatihan yang dilaksanakan LLK dan UPT lembaga latihan kerja, dan UPT Dinas LLK itu sudah berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh teman-teman UPT. Tahun ini kami mendapat 28 paket pelatihan yang 10 paket dilaksanakan ada yang sudah selesai ada yang masih berlangsung,”ujarnya, (4/5/2022).

“Kami sesuaikan dengan fasilitas kita dan infrastruktur kita. Jadi, kita jadwalkan memang setelah ini akan kami buka lagi, tinggal 18 paket pelatihan lagi. 1 jurusan ada yang terdiri dari beberapa kelas, karena 1 kelas terdiri atas 16 peserta saja,”sambungnya.

Dijelaskannya, sejak dibuka tahap pertama pendaftar pelatihan langsung membludak dibanjiri calon peserta. Tidak hanya itu, bahkan ada jurusan tertentu yang harus menolak peserta lantaran terbatasnya kuota yang tak bisa mengakomodir seluruh pendaftar.

“Bahkan ada beberapa jurusan yang memang peminatnya banyak sampai pendaftarnya tidak bisa diterima semua. Seperti las, otomotif, alat berat itu sampai tidak bisa diterima semua,”terangnya.

Dijelaskannya, penerimaan kuota melihat hasil survei permintaan kuota lapangan kerja dari industri. Sehingga dengan hasil survei maka ditentukanlah jumlah kuota sehingga lulusan dapat terserap secara maksimal.

“Kami maunya semua peminat bisa terakomodir. Hanya saja, karena keterbatasan kuota. Penerimaan itu juga tentunya melihat kebutuhan pasar, karena sebelumnya ada survei ke perusahaan berapa tenaga yang dibutuhkan kita sesuaikan lah jumlahnya dengam kebutuhan lapangan kerja,”tukasnya.

“Karena tujuan pelatihan kan supaya semua SDM bisa terserap lapangan kerja untuk menuntaskan pengangguran. Karena jumlahnya lebih banyak daripada lapangan kerja akan tetap menciptakan pengangguran,”lanjutnya.

Kendati demikian, menurutnya kecil kemungkinan lulusan pelatihan dapat menanggur. Hal itu disebabkan ilmu yang diajarkan tidak hanya dapat digunakan bekerja di perusahaan namun dapat digunakan untuk berwirausaha mandiri sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru.

“Tapi tidak semua jurusan itu kelanjutannya untuk melamar kerja. Ada banyak jurusan yang bisa menjadi wirausaha seperti kursus menjahit, otomotif, las, tata boga itu kan kalau selesai bisa membuka usaha sendiri,”terangnya.

Terkait

Next Post
Rayakan Idul Fitri, 412 Warga Binaan Diberi Remisi

Rayakan Idul Fitri, 412 Warga Binaan Diberi Remisi

Libur Lebaran, objek wisata Tarakan dibanjiri pengunjung

Libur Lebaran, objek wisata Tarakan dibanjiri pengunjung

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Ayam KUB PKK Bulungan Dinilai Bisa Jadi Modal Pangan dan Ekonomi Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bulungan Bidik Kemandirian Peternakan, Pakan Lokal Jadi Kunci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA