• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Tegaskan Tidak Ada NIK Ganda Pada Setiap Warga Negara

by Redaksi
15/10/2021
in Tarakan
A A

Nomor Induk Kependudukan (NIK) merupakan identitas setiap masyarakat sebagai syarat terdaftar sebagai warga negara. Selain itu, di masa pandemi saat ini, tentunya NIK merupakan persyaratan mutlak bagi masyarakat yang hendak melakukan vaksinasi Covid-19.

Kendati begitu, baru-baru ini adanya kasus masyarakat yang tidak dapat mengakses aplikasi Pedulilindungi untuk melakukan perjalanan ke luar daerah. Usut punya usut,
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tarakan menemukan adanya NIK ganda. Sehingga Disdikbud menduga adanya kesalahan input yang dilakukan masyarakat sehingga membuat pemilik NIK asli tidak dapat menggunakan NIKnya. Hal itu diungkapkan Kepala Disdukcapil Tarakan, Hamsyah saat dikonfirmasi.

Baca Juga

ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Lakukan Operasi Jantung ke-15 di Kaltara

“Sempat ada masyarakat yang tidak bisa masuk dalam pedulilindungi. Setelah identitasnya diperiksa, ternyata adanya NIK tersebut ganda. Kemungkinan ini ada kesalahan input, jadi kalau ada persoalan seperti ini kita arahkan ke Dinas Kesehatan untuk mengoreksi ulang NIKnya, karena NIK yang kita keluarkan tidak bisa ganda,” tuturnya, (15/10/2021).

Dijelaskan Hamsyah, selama vaksinasi dilakukan secara massal dilakukan, ia mengaku baru mendapatkan satu kali laporan mengenai hal tersebut. Sehingga, ia mengimbau untuk mengantisipasi kembali terjadinya kejadian tersebut, masyarakat wajib membawa fotocopy KTP maupun KK saat melakukan vaksinasi.

“Fotokopi KTP dan KK bisa ditunjukkan secara langsung kepada petugas yang melakukan pendataan identitas sebelum mendapatkan suntikan vaksin. Kalau ada NIK yang telah terpakai oleh orang lain, bukan karena adanya NIK ganda mungkin karena ada kesalahan dalam input,”jelasnya.

Bahkan dirinya memastikan jika sudah pernah melakukan perekaman data di Disdukcapil, maka yang bersangkutan hanya akan memiliki satu NIK. Lantaran, NIK merupakan nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia.

“NIK berlaku seumur hidup yang diberikan pemerintah dan diterbitkan oleh instansi pelaksana kepada setiap penduduk, setelah dilakukan pencatatan biodata. Ada 16 digit dalam nomor NIK yang terdiri dari kode provinsi, kabupaten/kota, kode kecamatan, tanggal lahir, jenis kelamin, dan nomor komputerisasi sesuai peran di dalam keluarga, seperti kepala rumah tangga, atau anak pertama dan seterusnya,”pungkasnya.

Terkait

Next Post
Matangkan Persiapan PTM, Sejumlah Sekolah Lakukan Vaksinasi Siswa

Matangkan Persiapan PTM, Sejumlah Sekolah Lakukan Vaksinasi Siswa

DKISP Gelar Bimtek untuk Antisipasi Insiden Keamanan Informasi

DKISP Gelar Bimtek untuk Antisipasi Insiden Keamanan Informasi

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA