• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Virus Yang Berada Di Tubuh Mayat Dalam Waktu Berhari Akan Mati

by Redaksi
14/10/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN — Banyak orang khawatir bahwa mayat dari orang yang positif Covid-19 juga bisa menimbulkan risiko penularan. Sehingga diperlu kan prosedur yang benar dan pola penanganan jenazah covid 19 tidak boleh dilakukan semena-mena.

Pasalnya jasadnya masih tergolong, infeksius atau bisa menular dan berbahaya.

Baca Juga

ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Lakukan Operasi Jantung ke-15 di Kaltara

Dalam hal ini, Sulidah S.Kep NS M.Kep Akademisi Kesehatan sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan (UBT) mengatakan terkait dengan penularan Covid dari jenazah setidaknya ada beberapa pendapat yang berbeda-beda.

“Yang pertama ada pendapat yang mengatakan jadi penularan Covid itu merupakan mahluk hidup jadi butuh inang yang hidup pula untuk penularan, virus itu setelah inangnya meninggal, virusnya juga lambat laun butuh waktu serta proses virus itu untuk mati,” terangnya, (14/10/2021).

Lanjutnya,”Tetapi memang karena penularan virus itu secara umum melalui droplet ya, sementara mayat itu sudah tidak batuk dan bersin sehingga tidak resiko penularannya,” tambahnya.

Virus yang menyerang saluran pernapasan ini memang bisa menular, terutama melalui droplet atau percikan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi.

“Yang kedua masih ada resiko penuluran Covid dari jenazah manakala ada kontak tidak langsung melalui dari cairan tubuh dari jenazah itu sendiri, itu kalau terjadi kontak tidak langsung dengan benda lalu kita menyetuhnya itu bisa terjadi penuluran,

“Apalagi jenazah masih dalam 24 jam pertama, itu masih ada resiko penularan dari jenazah ke orang lain, maka dari itu harus menggunakan APD,” tutur dia.

Secara umum, virus Corona bisa bertahan hidup selama beberapa jam hingga beberapa hari pada permukaan benda, termasuk permukaan tubuh jenazah. Itulah sebabnya, orang yang menyentuh atau menangani jenazah penderita COVID-19 perlu mengenakan alat pelindung diri (APD).

“Kalau sudah berbulan-bulan saya kira tidak aktif lagi virus itu, sehingga resiko penularannya kecil. virus kan mahluk hidup maka dia butuh inang yang hidup juga dan mampu bertahan itu dengan teori yang paling longgar dalam waktu 96 jam atau 4 hari,”

“Meskipun begitu harus tetap waspada dan hati-hati lebih penting untuk di lakukan. Jadi untuk memindah kan jenazah Covid itu sangat perlu menggunakan APD meski jenazah itu sudah berbulan-bulan, ke hati-hatian itu harus ada,” pungkasnya. (*)

Terkait

Next Post
Gubernur Dorong Industrialisasi Porang di Kaltara

Gubernur Dorong Industrialisasi Porang di Kaltara

Pemprov Resmikan Pelatihan Dakwah Berbasis Digital

Pemprov Resmikan Pelatihan Dakwah Berbasis Digital

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA