• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Masyarakat Isoman Disarankan Miliki Oximeter

by Redaksi
06/09/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN – Semakin tingginya masyarakat yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) membuat masyarakat harus tanggap dalam mengontrol kondisi tubuh setiap waktu. Hal itu guna menghindari memburuknya masyarakat yang melakukan isoman.

Sehungga hal Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltara dr Franky Sientoro Spa menerangkan, jika setiap warga seharusnya memiliki Ixometer untuk mengukur suhu oksigen pada tubuh setiap waktu dalam proses Isoman.

Baca Juga

ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Lakukan Operasi Jantung ke-15 di Kaltara

“Kalau Oximeter ini alatnya tidak terlalu mahal, memang ada yang mahal sekali kalau standar rumah sakit, tapi kalau standar masyarakat umum ini dapat dikatakan terjangkau sekitar Rp 400 ribu rupiah. Fungsinya ketika saat kita menjalani Isoman dengan melihat rasio oksigen kita,”ujarnya, (06/09).

“Ini berfungsi membaca kadar oksigen di tubuh kita jika kita mengalamu sesak napas. Jangan sampai oksigen di tubuh kita sudah di bawa 80 baru kita bawa ke rumah sakit. Satu rasio normal dari 95 sampai 100,”sambungnya.

Dijelaskannya, jika ternyata sudah di bawah normal, pasien Isoman harus melaporkan hal tersebut kepada fasilitas kesehatan (faskes).  Sehingga hal itu dapat menolong pasien Idoman.

“Tidak mengetahui kondisi kadar oksigen dalam darah bagi masyarakat yang menjalani isoman terutama yang dinyatakan positif Covid-19, bisa berbahaya. Bahkan, bisa mengancam nyawa bila tidak segera ditangani,”terangnya.

Dijelaskannya, jika kadar oksigen dalam darah di bawah 80 persen, maka hal itu mengakibatkan gejala sesak nafas.

“Kalau sudah serendah (80 persen ke bawah), itu pasti kondisi sesaknya sudah terlalu berat jadi sangat sulit ditolong,”ucapnya.

Plt Direktur RSUD Kaltara tersebut menegaskan pandemi Covid-19 gelombang kedua saat ini lebih ganas dibandingkan sebelumnya. Hal itu disebabkan munculnya varian baru yang menularkan lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

“Varian baru saat ini lebih ganas, jadi prokes ketat menjadi kunci agar bisa menekan angka kasus Covid-19. Selain itu kita juga harus memiliki alat kontrol pribadi saat menjalani isoman supaya pasien bisa melaporkan dengan cepat saat kondisi mulai memburuk,” pungkasnya.

Terkait

Next Post
Diangkat Menjadi Warga Dayak Kaltara, Zainal Paliwang Berjanji Berikan Yang Terbaik

Diangkat Menjadi Warga Dayak Kaltara, Zainal Paliwang Berjanji Berikan Yang Terbaik

Serahkan Dokumen Lima Desa Wisata Baru, Pemprov Siap Angkat Pariwisata Kaltara

Serahkan Dokumen Lima Desa Wisata Baru, Pemprov Siap Angkat Pariwisata Kaltara

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA