• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Begini perbedaan Moderna dan Sinovac

by Redaksi
20/08/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN – Meski sebelumnya pemerintah Indonesia intens menggunakan vaksin Sinovac sejak awal program vaksinasi berjalan. Namun saat ini, berbagai varian vaksin telah masuk dan digunakan dalam program vaksinasi pemerintah untuk masyarakat diantaranya yakni Astrazaneca, Moderna dan Pfizer.

Saat dikonfirmasi, Plt Direktur Utama RSUD Kaltara dr Franky Sientoro Sp.A menerangkan, jika sejauh ini pihaknya belum secara mendalam mempelajari jenis vaksin pfizer dan Astrazanecca. Meski demikian, untuk vaksin sinovac dan moderna memiliki keunggulan masing-masing. Kendati begitu, ia tidak menapik beberapa negara dunia lebih mempercayakan vaksin moderna untuk kegiatan menyambut kegiatan penting.

Baca Juga

ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Lakukan Operasi Jantung ke-15 di Kaltara

“Karena standar biasanya untuk persyaratan haji, mereka minta minimal moderna. Astrazaneca saya kurang tahu untuk haji bisa atau tidak. Tapi, saat sekarang yang distandarkan adalah, moderna atau pfizer,”tuturnya, (20/8).

Ia menjelaskan, vaksin sinovac ialah vaksin yang bekerja melemahkan virus di dalam tubuh. Dengan begitu, saat virus memapar tubuh yang tervaksin sinovac maka virus tersebut menjadi lemah dan bahkan mati. Sedangkan moderna ada memperkuat imun sehingga membuat virus tidak dapat berbuat banyak.

“Perbedaan moderna dan sinovac, kalau sinovac dia bekerja melemahkan seluruh virusnya, sedangkan moderna menguatkan DNAnya. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan lah,”tuturnya.

“Dari beberapa hasil yang telah dilalui, efek samping moderna lebih menonjol demamnya dibandingkan sinovac. Efikasinya kalau tidaj salah, sinovac sekitar 70 sampai kalau moderna lebih tinggi sedikit yakni 80 sampai 90 persen,”lanjutnya.

Meski begitu, ia menuturkan justru vaksin Sinovac dinilai sangat aman bagi ibu hamil. Hal tersebut dikarenakan, vaksin sinovac diyakini memiliki efek samping yang minim.

“Vaksin sinovac jauh lebih aman kepada ibu hamil karena efeknya lebih ringan sebenarnya. Sudah ada ibu hamil yang disuntik 2 orang, sampai sejauh ini cukup aman tidak ada keluhan,”tuturnya.

“Karena baik itu dari Nakes, masyarakat umum ada yang hamil tuh, maka dia tetap divaksin. Kita berharap tidak ada keluhan berarti,”sambungnua.

Sementara itu, Dalam Rilisnya Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Swandy mengatakan, sesuai arahan Kemenkes, nantinua masyarakat yang belum divaksin akan menerima vaksin Moderna untuk dosis pertama dan kedua.

“Vaksin yang digunakan untuk vaksinasi masyarakat tahap pertama dan kedua ialah bukan Sinovac melainkan Moderna. Kemungkinan, itu sesuai arahan Kemenkes,”pungkasnya. (

Terkait

Next Post
UBT Terus Upayakan Kehadiran Program Kedokteran

UBT Terus Upayakan Kehadiran Program Kedokteran

Gubernur Zainal Launching SOA, Harapkan Dorong Perekonomian Warga Perbatasan

Gubernur Zainal Launching SOA, Harapkan Dorong Perekonomian Warga Perbatasan

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA