• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Tanggani Pengurangan Bakau, 1.000 Hektare Mangrove Siap Direhabilitasi Pada Tahap Pertama

by Redaksi
03/06/2021
in Tarakan
A A

TANJUNG SELOR – Semakin berkurangnya hutan mangrove di berbagai daerah khususnya Kaltara, tentunya menimbulkan ancaman besar bagi ekosistem dan kehidupan manusia. Sehingga hal tersebut tidak dapat dibiarkan begitu saja.

Melihat kondisi tersebut, sehingga membuat pemerintah melalui Badan Restorasi Gambut dan Manggrove (BRGM) mengucurkan dana sebesar Rp 1, 5 triliun untuk merehabilitasi mangrove pada provinsi salah satunya ialah Kaltara.

Baca Juga

ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Lakukan Operasi Jantung ke-15 di Kaltara

Saat dikonfirmasi, Kepala BRGM Hartono menerangkan program tersebut dilakukan melalui koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), guna penyiapan pelaksanaan rehabilitasi mangrove

“Kita memerlukan dukungan dari Gubernur Kaltara, instansi terkait, Pemdes, warga di sekitar mangrove maupun para petani tambak untuk percepatan rehabilitasi mangrove ini, sebagai tindaklanjut” ujarnya usai bertemu Gubernur Kaltara, (2/6/2021).

Adapun 9 provinsi yang mengalami pengurangan hutan Lindung diantaranya Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Bangkabelitung, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua Barat dan Papua. Menurutnya, dukungan dari implementasi kelanjutan program itu guna menginventarisir data lapangan yang bersumber dari pihak terkait termasuk masyarakat petambak di Bumi Benuanta.

“Termasuk bagaimana cara pendekatannya dengan masyarakat, terutama masyarakat petambak yang perlu lebih hati-hati dibandingkan mangrove rusak karena abrasi,” katanya

“Tapi kalau mangrove dibuka karena rusak untuk menjadikan lokasi pertambakan, maka perlu ada diskusi dalam menyamakan pikiran bahwa mangrove bisa meningkatkan kualitas hasil tambak,” tambah Hartono.

Sebab, apabila rehabilitasi mangrove ini bisa dilakukan di lokasi pertambakan dapat menjadikan ikan maupun udang menjadi lebih organik.

“Pastinya para konsumen di luar negeri juga senang dari hasil tambak yang dikembangkan di lahan bermangrove,” katanya

Adapun teknis terhadap percepatan rehabilitasi tersebut tak merubah bentuk lokasi tambak.

Akan tetapi, di antara tambak-tambak terdapat tanaman mangrove yang bisa memberikan ruang perlindungan terhadap keberlangsungan hidup ikan serta udang yang dibudidayakan oleh para petani tambak.

“Diperkirakan program ini akan dimulai bulan depan dengan melakukan penanaman di salah satu daerah pertambakan di Kaltara. Untuk tahap pertama kita lakukan seluas 1000 hektare. Rincinya, satu hektare ada 3 333 bibit mangrove,” pungkas Hartono.

Untuk diketahui, pada akhir tahun 2020, presiden sebelumnya telah menetapkan 600.000 hektare ekosistem mangrove terdegradasi yang akan dilakukan rehabilitasi secara terpadu.

Oleh sebab itu, pelaksanaan rehabilitasi mangrove pun dilakukan sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi nasional.

Terkait

Next Post
Beri Waktu Panjang, PPDB Diharapkan Dapat Dimaksimalkan

Beri Waktu Panjang, PPDB Diharapkan Dapat Dimaksimalkan

Manfaatkan Bahan Bekas, Sulap Lahan Sempit Dipekarangan Rumah Menjadi Lahan Produktif.

Manfaatkan Bahan Bekas, Sulap Lahan Sempit Dipekarangan Rumah Menjadi Lahan Produktif.

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA