• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Seriusi Persoalan Stunting, pemkot Tarakan Bentuk Tim Pencegahan

by Redaksi
10/06/2022
in C, Kaltara, Tarakan
A A

TARAKAN –Menyoal stunting pada anak dapat berdampak terhadap perkembangan motorik dan verbal, peningkatan penyakit degeneratif, sakit dan kematian pada anak. Pemerintah Kota Tarakan tampaknya tengah berupaya keras menurunkan angka kasus stunting yang bisa dilihat dari data SSGI prevalensi stunting 2021, Tarakan memiliki kasus stunting sebesar 25,9 persen.

Angka tersebut jauh dari target nasional, di mana Presiden Jokowi menginstruksikan di tahun 2024, setiap daerah di Indonesia memiliki angka prevalensi stunting maksimal 14 persen.

Baca Juga

ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

Gubernur Zainal Beri Dukungan Pemulihan bagi Mahasiswi Asal Kaltara di Makassar

“Kita bentuk tim dalam pencegahan stunting yang terdiri dari beberapa organisasi perangkat daerah seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak– Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-P2KB), Bappeda, Dinas Kesehatan,” tuturnya Effendi, Wakil Wali Kota Tarakan.

Lebih lanjut, kata Effendi, bahwa yang menjadi penanggung jawab yakni Wali Kota Tarakan, dr Khairul, dan sebagai Wawali Kota Tarakan sebagai ketua pelaksana.

“Jadi mungkin bisa aja yang terindikasi stunting bukan penduduk asli melainkan hanya singgah. Sebab dari pantauan kami paling banyak di daerah pesisir. Jadi ini pekerjaan bersama untuk menurunkan kasusnya,” jelasnya.

Kendati demikian, menurut Effendi angka 25,9 tersebut merupakan data tahun 2021. Sementara di tahun 2022 angka stunting di Kota Tarakan turun drastis menjadi 17 persen.

“Di tahun 2022 angka stunting di Kota Tarakan turun menjadi 17 persen. Hanya saja, Nunukan juga turun drastis menjadi 15 persen. Saya pun heran mengapa bisa turun padahal wilayah Nunukan sangat luas. Nunukan saat ini turun dari 30 menjadi 15 persen. Sehingga di tahun 2022, Tarakan yang tertinggi dalam kasus stunting,” ujarnya.

Ia pun berharap dengan adanya rapat bersama OPD terkait membahas penyebab dan aksi pencegahan stunting, kasus stunting di Kota Tarakan dapat menurun. Bahkan dirinya menargetkan kasus stunting di Kota Tarakan bisa turun menjadi 8 persen.

“Namun jika mengacu pada target nasional, kita hanya butuh 14 persen. Jadi hanya kurang 1 persen lagi. Semoga dengan adanya tim ini target tersebut bisa kita capai,” tutupnya.

Terkait

Next Post
Gubernur Berharap Kejurnas Grasstrack jadi Spirit Crosser Lokal

Gubernur Berharap Kejurnas Grasstrack jadi Spirit Crosser Lokal

Kemah Pemuda, Gubernur Ajak Bersama-sama Bangun Kaltara

Kemah Pemuda, Gubernur Ajak Bersama-sama Bangun Kaltara

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA