• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Kumuh, UPT Rusunawa Akui Tidak Ada Biaya Operasional Perawatan

by Redaksi
13/09/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN – Kepala UPT Rusunawa dan Rusus, Sahida mengakui sejak resmi digunakan beberapa tahun lalu, kini Kondisi Rusunawa yang terletak di Jalan Kusuma Bangsa Kelurahan Pamusian, mengalami banyak kerusakan pada infrastruktur.

Ia mengungkapkan jika saat ini kondisi Rusunawa memang berada di posisi yang sulit karena minimnya operasional. Sehingga dengan kondisi tersebut membuat pihaknya tidak dapat berbuat banyak.

Baca Juga

ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Lakukan Operasi Jantung ke-15 di Kaltara

“Saat ini memang dalam kondisi yang sulit. Karena ini memang tidak ada biaya oprasionalnya, jadi kami disini berusaha kerjakan sama-sama,”ujarnya, (13/09).

Meski pendapatan Rusunawa setiap tahunnya tidak dapat dikatakan kecil, namun hal itu tidak berdampak besar pada perbaikan bangunan dan fasilitas rusus lainnya. Kendati begitu, pihak UPT tidak dapat memanfaatkannya guna melakukan perbaikan sendiri mengingat harus menyetorkan hasil tersebut sebagai  Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pendapatan setiap tahun berbeda-beda, tahun lalu lebih dari Rp1 miliar. Di tahun ini,  UPT menargetkan PAD Rp929 juta. Bahkan di bulan Agustus ini saja sudah mencapai lebih dari Rp600 juta atau 60 persen dari target,”tukasnya.

“Kalau masalah perbaikan, kebetulan kita di Rusunawa disini kita tidak ada ditunjang biaya oprasional, jadi selama ini menyumbang pendapatan sih sebenarnya dan cukup mencapai target juga,” sambungnya.

Akibat tidak ditunjangnya biaya perbaikan, alhasil pihak pengelola tidak dapat berbuat banyak dengan semakin banyaknya fasilitas yang rusak. Belum lagi, persoalan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas, membuat perawatan tidak dapat dilakukan secara maksimal.

“Memang, revitalisasi harus segera dilakukan tapi mau bagaimana lagi. Sedangkan petugas saja kami terbatas, kami memiliki dua cleaning service (CS) sementara rusun ini 5 lantai dan ada 2 bangunan. Jadi, banyak fasilitas tidak bisa dijangkau,”bebernya.

Lanjutnya, adapun perawatan gedung yang hingga saat ini cukup sulit dilakukan. Salah satunya ialah memperbarui warna gedung yang telah nampak usang. Namun, karena biaya yang dibutukan cukup besar maka pihaknya belum dapat melakukannya.
Belum lagi, persoalan banyaknya ruangan yang telah rusak serta atap yang bocor. Dengan kondisi itu, membuat lebih dari 50 persen ruangan pada rusunawa tidak dapat disewakan.

“Contohnya biaya CAT bangunan untuk dua TB ini bisa saja menghabiskan Rp 200 juta kami perlu untuk biaya oprasionalnya. Kalau uangnya tidak ada bagaimana mau dikerjakan,” tuturnya..

Diterangkannya, adapun biaya sewa Rusunawa telah diatur dalam Perwali Nomor 16 Tahun 2015 pun dengan Rusus Perwali Nomor 2 Tahun 2020. Sehingga pihaknya berharap pemerintah kota dapat mengalokasikan anggaran dari hasil retribusi untuk melakukan perbaikan pada fasilitas yang rusak.

Terkait

Next Post
Tengelam, Perahu Nelayan Diduga Tertabrak Ponton

Tengelam, Perahu Nelayan Diduga Tertabrak Ponton

Perubahan Perda Migas Disetujui, Gubernur Apresiasi Kinerja Pansus DPRD

Perubahan Perda Migas Disetujui, Gubernur Apresiasi Kinerja Pansus DPRD

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA