• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Akui Semakin Banyak Pengemis dan Peminta Sumbangan Ilegal

by Redaksi
27/08/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN – Sejak masuknya pendemi covid-19 di Kota Tarakan, berdampak kepada memburuknya kondisi ekonomi masyarakat. Sehingga tidak mengherankan jika, semakin bergembangnya, pengemis dan masyarakat berjualan yang memanfaatkan rasa iba masyarakat. Di lain sisi hal tersebut juga menimbulkan semakin banyaknya berbagai modus oknum dalam mencari bantuan ke berbagai daerah.

Melihat fenomena itu, Kepala Baznas Kota Tarakan Syamsi Sarman menerangkan, terkait fenomena berkembangnya aktivitas mengemis atau gepeng, tidak terlepas dari kondisi perekonomian yang memburuk. Sehingga ia menegaskan, masyarakat yang terdampak merupakan tanggung jawab Baznas sebagai lembaga Amil zakat. Kendati begitu, tentunya penyaluran bantuan melalui prosedur sesuai aturan berlaku guna menghindari melesetnya sasaran.

Baca Juga

Penusukan Maut Gegerkan Tarakan, Polisi Amankan Pelaku Utama

Kapolres Tarakan Berbuka Puasa dengan Tahanan, Tegaskan Pendekatan Humanis di Balik Rutan

Lampaui Target Nasional, Personel Polres Tarakan Digganjar Penghargaan Polda Kaltara

“Sebetulnya orang terlantar, pengemis, tunawisma itu termasuk dalam mustahik yang dibantu oleh Baznas. Cuma prosedurnya, Baznas tidak bisa langsung begitu saja memberikannya. Mereka itu semestinya melalui Dinas sosial. Bisa melalui cara mereka di bawa ke penampungan, atau panti dan di sana Baznas yang menanggung makannya,”ujarnya, (27/8).

“Kalau misalnya memang harus dipulangkan ke kampung asalnya, Baznas yang membiayai. Semua ada prosedurnya,”sambungnya.

Selain itu, pihaknya menyoroti sejak pandemi covid-19 tidak sedikit adanya oknum yang mengatasnamakan lembaga tertentu melakukan aksi aktivitas mencari sumbangan di Kota Tarakan. Ia menegaskan,   beberapa informasi yang diberikan oknum tersebut tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Sehingga ia menegaskan, Baznas tidak melayani adanya permintaan sumbangan atas pembangunan apapun.

“Selain itu peminta-minta saat ini bukan hanya mereka yang dalam bentuk tradisional misalnya berbaju compang-camping, urak-urakan tapi ada juga yang berpakaian rapi mencari dana ilegal dengan modus sumbangan pembangunan masjid, pesantren dan lain-lain dengan menggunakan proposal. Itu sudah biasa datang ke Baznas,”tukasnyan

“Kami terus terang saja, kalau yang begini-begini kami tolak. Karena itu rawan penyalahgunaan. Sekarang ini kan gampang semua orang bisa buat kop surat, bikin stempel mudah sekali. Ujung-ujungnya kami konfirmasi ke daerah yang diklaim tidak ada pembangunan di sana,”lanjutnya.

Dijelaskannya, dalam hal ini Baznas masih terfokus pada pemberian bantuan masyarakat sehingga untuk bantuan pembangunan fasilitas tertentu, menurutnya hal tersebut harus melalui verifikasi dari pemerintah. Sehingga ia menegaskan, jika Baznas tidak melayani permintaan berbau sumbangan pembangunan.

“Dan itu lokasinya bukan di Tarakan, semua pengakuannya pembangunan di luar Kaltara bahkan di luar Kalimantan. Kalau di Tarakan kita pasti tahu karena bisa dicek langsung, tapi kalau di luar dan tidak jelas kita tidak berani,”tuturnya.

Terkait

Next Post
Sayembara Logo dan Nama RSUD Tetap Diupayakan Tahun Ini

Sayembara Logo dan Nama RSUD Tetap Diupayakan Tahun Ini

Tinggal 100 Meter, Proses Interkoneksi Pipa Tinggal Berproses

Tinggal 100 Meter, Proses Interkoneksi Pipa Tinggal Berproses

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA