• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Siap-siap, Pemkot Abdi Pemerintah Ijazah Strata 1

by Redaksi
27/08/2021
in Tarakan
A A

TARAKAN – Walikota Tarakan dr Khairul M.Kes menegaskan bahwa saat ini pihaknya sedang berupaya meningkatkan kompetensi pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan, khususnya tenaga kesehatan yang masih memiliki gelas D3, baik perawat maupun bidan.

Hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 04 Tahun 2019 tentang Kebidanan, pada 2026 mendatang seluruh bidan harus bergelar Strata Satu (S1), padahal kebanyakan bidan saat ini berlatar pendidikan Diploma Tiga (D3).

Baca Juga

ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Lakukan Operasi Jantung ke-15 di Kaltara

Ia menjelaskan, nantinya perawat dan bidan tidak diperkenankan memberikan pelayanan jika tidak mengupgade jenjang pendidikanya.

“Kedepannya, semua harus S1 karena sehingga perguruan tinggi yang ada kita dorong untuk membuka sesuai kebutuhan, termasuk akuntasi dan ilmu kesehatan seperti perawat dan kebidanan. Di mana 2026, semua sudah harus S1,” terangnya, (27/8).

Oleh karena itu, kehadiran UT di Kaltara mampu menjawab tantangan tersebut dengan membuka jurusan ilmu kesehatan.

“Kami harapkan UBT dan UT mampu meningkatkan kapasitas untuk sekolah keperawatan dan kebidanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Borneo Tarakan, Adri Patton menjelaskan, bahwa pihaknya selama ini sudah menerima permintaan dari pemerintah daerah khususnya kabupaten/kota yang ada di Kaltara untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di mana bidan harus S1 Profesi sedangkan perawat S1 Ners.

“Kami sudah mencoba tetapi kami masih punya keterbatasan. Masih ada larangan kuliah khusus, makanya kami melapor ke Kementerian Pendidikan untuk mendapatkan afirmasi untuk perawat dan bidan supaya dapat diberikan pelayanan khusus menjadi S1,” tuturnya.

Karena ini penting, kalau mereka disekolahkan dan meninggalkan tempat kerja otomatis pelayanan akan terganggu.
Oleh karena itu dengan adanya afirmasi tenaga kesehatan yang sudah mengabdi bisa melanjutkan ke jenjang S1 dengan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Yang selama ini sudah ada adalah fakultas hukum untuk S1 dan S2. Kami kerja sama dengan kepolisian, karena semua penyidik harus S1 sehingga UBT membuka kerja sama tersebut. Kalau untuk D3 ke S1 baik perawat maupun bidan membutuhkan waktu sektar 1,5-2 tahun,” tandasnya.

Terkait

Next Post
Akui Semakin Banyak Pengemis dan Peminta Sumbangan Ilegal

Akui Semakin Banyak Pengemis dan Peminta Sumbangan Ilegal

Sayembara Logo dan Nama RSUD Tetap Diupayakan Tahun Ini

Sayembara Logo dan Nama RSUD Tetap Diupayakan Tahun Ini

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA