IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan membawa angin segar bagi masyarakat. Jembatan sepanjang 90 meter tersebut kini sudah fungsional dan mulai dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas pendidikan hingga perekonomian masyarakat desa.
Pembangunan jembatan yang dikerjakan dalam waktu relatif singkat itu mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai upaya TNI melalui Korem 092/Maharajalila dan Kodim 0903/Bulungan menjadi solusi nyata atas kebutuhan akses penghubung antarwilayah di desa tersebut.
Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan hanya sebatas pembangunan fisik, melainkan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat.
“Jembatan ini merupakan simbol kebersamaan dan gotong royong untuk membantu masyarakat di wilayah pedalaman agar memiliki akses yang lebih baik,” ujar Sjahroni kepada Radar Kaltara, Senin (11/05/26).
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah dan petani yang selama ini terkendala akses penyeberangan sungai.
“Dengan adanya jembatan ini, distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat menjadi lebih mudah. Konektivitas antarwilayah juga semakin baik,” katanya.
Sjahroni menegaskan, TNI akan terus mendukung percepatan pembangunan daerah melalui berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Ini bagian dari tugas TNI AD membantu pemerintah daerah dan mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut mendukung pembangunan jembatan, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, perusahaan, tokoh masyarakat hingga warga Sajau Hilir yang bergotong royong selama proses pengerjaan berlangsung.
Sementara itu, Dandim 0903/Bulungan, Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja menjelaskan, jembatan tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat Desa Sajau Hilir yang wilayahnya dipisahkan oleh aliran sungai.
“Dari 10 RT yang ada, tiga RT berada di seberang sungai. Selama ini akses masyarakat cukup terbatas, terutama untuk anak sekolah dan pengangkutan hasil pertanian,” jelasnya.
Kini, setelah jembatan difungsikan, aktivitas warga menjadi lebih lancar dan aman. Masyarakat pun berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda dapat terus dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Selain pembangunan di Sajau Hilir, Kodim 0903/Bulungan juga tengah menyelesaikan rehabilitasi jembatan sepanjang 75 meter di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur. Saat ini progres pengerjaan telah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung dalam dua hari ke depan.***(IBM02)



