IBMNews.co.id, Tanjung Selor — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bulungan mendorong Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Bulungan mengambil peran strategis dalam meningkatkan kemampuan publikasi cabang olahraga (cabor) melalui pelatihan jurnalistik.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) I SIWO PWI Bulungan, Minggu (10/5/26).
Menurut Heru, perkembangan era digital menuntut setiap cabor mampu mempublikasikan kegiatan dan proses pembinaan atlet secara mandiri agar informasi olahraga daerah dapat tersampaikan lebih luas kepada masyarakat.
“Kami berharap SIWO PWI Bulungan bisa memberikan edukasi kepada pengurus cabang olahraga tentang bagaimana menyusun laporan kegiatan dalam bentuk tulisan jurnalistik,” ujarnya.
Ia menilai pelatihan jurnalistik penting karena tidak semua aktivitas olahraga dapat terpantau langsung oleh KONI maupun media. Saat ini, terdapat 45 cabor yang tercatat di bawah naungan KONI Bulungan dan sebagian besar aktif menjalankan pembinaan atlet.
“Kadang kami tidak mengetahui secara detail aktivitas mereka di lapangan. Dengan kemampuan pelaporan mandiri, perkembangan atlet maupun kendala yang dihadapi masing-masing cabor bisa lebih mudah diketahui,” katanya.
Heru menegaskan, informasi yang dipublikasikan media, termasuk kritik terkait fasilitas olahraga, tetap menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan olahraga daerah.
Menurutnya, berbagai persoalan yang disampaikan atlet maupun masyarakat melalui pemberitaan dapat menjadi perhatian para pengambil kebijakan untuk melakukan perbaikan.
Sementara itu, Ketua SIWO PWI Bulungan, Ramlan menyatakan kesiapan pihaknya mendukung peningkatan kapasitas publikasi olahraga melalui pelatihan jurnalistik bagi pengurus cabor.
Ia menjelaskan, materi pelatihan nantinya tidak hanya berfokus pada teknik penulisan berita, tetapi juga mencakup pengambilan foto dan video sesuai kaidah jurnalistik agar publikasi kegiatan olahraga menjadi lebih menarik dan profesional.
“SIWO PWI Bulungan siap mengambil peran dalam peningkatan kemampuan penulisan laporan kegiatan olahraga, termasuk teknik pengambilan foto dan video yang benar,” ujarnya.
Ramlan berharap program tersebut mampu mendorong setiap cabang olahraga lebih aktif mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan pembinaan atlet secara baik, akurat, dan profesional.
“Melalui raker ini kami akan menetapkan sejumlah program yang berkaitan langsung dengan dunia olahraga dan jurnalistik,” pungkasnya.***(IBM02)



