IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara menggelar aksi pembersihan dan pengecatan kerb (kerep) jalan nasional sebagai bagian dari gerakan serentak yang diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga di seluruh Indonesia, yang berlangsung Jumat (07/08/26) pagi.
Kegiatan perawatan jalan berupa aksi pembersihan dan pengecatan kerb (kerep) jalan nasional ini dilakukan di sepanjang jalan sengkawit, tepatnya didepan kawasan Kebun Raya Bunda Hayati, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Propinsi Kaltara.
Ditemui usai kegiatan, Kepala BPJN Kalimantan Utara, Tri Bakti Mulianto, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar aksi simbolis menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, tetapi juga menjadi upaya membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset infrastruktur jalan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa jalan merupakan aset penting yang harus dirawat dan dipelihara bersama. Tujuannya bukan hanya menjaga infrastruktur tetap baik, tetapi juga mendukung keselamatan dan kelancaran pengguna jalan,” ujar Tri Bakti.
Menurutnya, keberhasilan menjaga infrastruktur jalan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Karena itu, BPJN melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten Bulungan, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Utara, Dinas PU Kabupaten Bulungan, Polresta Bulungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga kalangan akademisi dari Universitas Kaltara.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat memiliki kesadaran bahwa menjaga aset jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak nyata, bukan hanya menjadi kegiatan seremonial,” katanya.
Selain menumbuhkan budaya merawat infrastruktur, BPJN juga menitikberatkan kegiatan tersebut pada peningkatan aspek keselamatan berlalu lintas. Tri Bakti mengungkapkan, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bulungan masih menjadi perhatian sehingga diperlukan langkah-langkah preventif dari berbagai pihak.
“Meski jumlah kecelakaannya tidak terlalu besar, secara persentase masih cukup tinggi. Ini menjadi perhatian kita bersama agar angka kecelakaan dapat terus ditekan seminimal mungkin,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengecatan kerb jalan merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas visual jalan sehingga pengguna jalan lebih mudah mengenali batas-batas jalan, terutama pada malam hari atau saat kondisi cuaca kurang baik.
“Perawatan jalan, termasuk pengecatan kerb, menjadi bagian dari peningkatan keselamatan. Harapannya, kondisi jalan yang lebih rapi dan terlihat jelas dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan,” pungkasnya.***(IBM02)



