IBMNews.co.id, Tanjung Selor– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menetapkan 10 Proyek Strategis Daerah (PSD) Tahun Anggaran 2026 sebagai fokus pembangunan tahun ini.
Infrastruktur jalan, layanan kesehatan, penataan kawasan, pengelolaan lingkungan hingga sektor pertanian menjadi prioritas untuk mendukung peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan proyek strategis tersebut disusun berdasarkan kebutuhan pembangunan yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.
“Seluruh pelaksanaannya diarahkan untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Syarwani, Jumat (18/7/2026).
Pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi porsi terbesar dalam proyek strategis tahun ini. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp19,68 miliar untuk peningkatan tiga ruas jalan yang tersebar di beberapa kecamatan.
Tiga ruas tersebut meliputi peningkatan Jalan Simpang Poros Salimbatu–Sei Urang di Kecamatan Tanjung Palas dengan anggaran Rp8,32 miliar, Jalan Gunung Seriang–Peso (STA Gunung Ilanun) di Kecamatan Tanjung Palas Barat sebesar Rp6,95 miliar, serta Jalan Simpang Padaelo–Sabanar Baru di Kecamatan Tanjung Selor senilai Rp4,41 miliar.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah juga terus memperhatikan penataan kawasan perkotaan dan pengelolaan lingkungan. Untuk mendukung program tersebut, dialokasikan anggaran Rp5,19 miliar bagi penanganan saluran pembuang di kawasan Jalan Buah-Buahan, Tanjung Selor.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup memperoleh anggaran Rp2,5 miliar untuk pengadaan peralatan pengolahan sampah pada Pusat Daur Ulang (PDU) Tanjung Selor.
“Kami ingin pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas lingkungan sehingga masyarakat memperoleh manfaat yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Penguatan sektor perdagangan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Melalui proyek strategis tersebut, Pemkab Bulungan mengalokasikan Rp5,49 miliar untuk pembangunan pagar dan gerbang keluar-masuk otomatis Pasar Induk Tanjung Selor guna menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata.
Di bidang kesehatan, RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo mendapat tiga proyek strategis dengan total anggaran sekitar Rp6,78 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan Incubator Infant with Infant Radiant Warmer, pembangunan ruang Cytotoxic Drug Cabinet, serta pengadaan alat kedokteran mata Phacofragmentation System.
“Kami terus berupaya melengkapi sarana kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, berkualitas, dan sesuai kebutuhan,” katanya.
Perhatian terhadap sektor pertanian juga diwujudkan melalui pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) bagi Kelompok Tani KM 56 dan KM 57 di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur. Proyek senilai Rp1,62 miliar tersebut diharapkan mampu memperlancar akses petani menuju lahan sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian.
“Seluruh proyek strategis ini harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.***(IBM03)


