IBMNews.co.id Tanjung Selor – Turnamen Gateball Pra Porprov 2026 se-Kalimantan Utara resmi bergulir di Kabupaten Bulungan, Jumat (12/06/26).
Kejuaraan yang berlangsung hingga 14 Juni tersebut menjadi ajang strategis untuk mengukur kesiapan atlet sekaligus memetakan kekuatan daerah menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara 2026 yang akan digelar di Kabupaten Malinau.
Turnamen ini diikuti 22 klub dengan lebih dari 70 atlet yang berasal dari Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Adapun nomor yang dipertandingkan meliputi Triple Campuran dan Beregu Campuran.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan sekaligus persiapan atlet dalam menghadapi Porprov Kaltara yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas penyelenggaraan turnamen ini. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kita memetakan kekuatan sekaligus menyiapkan keikutsertaan Kabupaten Bulungan pada Porprov Kaltara di Malinau nanti,” ujar Syarwani saat membuka turnamen.
Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi dan seleksi atlet yang akan memperkuat kontingen Bulungan di tingkat provinsi.
“Turnamen ini menjadi ajang seleksi sekaligus melihat sejauh mana kesiapan Kabupaten Bulungan menghadapi kompetisi di tingkat provinsi,” katanya.
Syarwani berharap olahraga gateball semakin berkembang dan diminati masyarakat. Selain berorientasi pada prestasi, gateball juga dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga melalui aktivitas olahraga.
“Mudah-mudahan gateball menjadi wadah yang dapat menyatukan masyarakat Bulungan melalui kegiatan olahraga yang positif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady, menilai gateball memiliki karakteristik unik dibandingkan cabang olahraga lainnya. Selain mengejar prestasi, olahraga ini juga mampu membangun kebersamaan dan kekeluargaan di antara para pemain.
“Gateball bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga olahraga rekreasi dan pembangunan. Kita bisa melihat bagaimana hubungan kekeluargaan yang terjalin sangat baik di antara para atlet dan penggiat olahraga ini,” ungkap Heru.
Ia juga mengapresiasi pengurus Gateball Bulungan yang dinilai berhasil mengembangkan sarana olahraga secara mandiri. Lapangan yang kini digunakan sebagai arena pertandingan sebelumnya merupakan area parkir milik Pemerintah Kabupaten Bulungan yang kemudian disulap menjadi lapangan gateball melalui swadaya komunitas.
“Kami memberikan apresiasi kepada pengurus Gateball Bulungan. Lapangan ini dulunya merupakan area parkir milik pemerintah daerah, namun berhasil dimanfaatkan menjadi fasilitas olahraga yang representatif berkat semangat dan kerja keras para penggiat gateball,” ujarnya.
Menurut Heru, keberadaan fasilitas yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembinaan atlet dan pengembangan olahraga gateball di Bulungan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bulungan atas dukungannya sehingga Bulungan terus berkembang menjadi salah satu pusat pembinaan olahraga di Kalimantan Utara,” pungkasnya.***(IBM02)


