IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu pilar ekonomi masyarakat. Melalui Dinas Pertanian dan Peternakan, pemkab menyalurkan bantuan bibit ternak babi kepada sejumlah kelompok ternak dalam program Tahun Anggaran 2026.
Penyaluran tahap pertama dilaksanakan pada Senin (04/05/26) di kawasan peternakan Jalan Cendana, Jelarai Selor. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan populasi ternak sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis kelompok masyarakat.
Secara keseluruhan, tahun ini Pemkab Bulungan mengalokasikan sebanyak 345 ekor bibit ternak babi yang akan disalurkan kepada 8 kelompok ternak yang telah melalui proses seleksi, verifikasi, serta penilaian kelayakan. Pada tahap awal, sebanyak 100 ekor bibit diserahkan kepada dua kelompok penerima, yakni Kelompok Ternak Buin Lataq di Desa Teras Nawang dan Kelompok Ternak Babi Rumahan Selimau Mandiri.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, yang hadir didampingi Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bulungan, Sayid Abdurahman, bersama jajaran teknis terkait.
Kehadiran pemerintah daerah dalam penyaluran ini sekaligus memastikan bahwa program berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan perencanaan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa bantuan bibit ternak ini bukan sekadar program rutin, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor peternakan yang produktif dan berkelanjutan.
“Bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para kelompok ternak. Seluruh proses telah melalui tahapan usulan, verifikasi, hingga penetapan penerima agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya tanggung jawab kelompok penerima dalam mengelola bantuan tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya berhenti pada tahap penyaluran, tetapi juga akan terus hadir melalui pendampingan berkelanjutan.
“Kami memastikan ada pembinaan teknis secara rutin, termasuk pendampingan dari tenaga kesehatan hewan. Bantuan ini tidak untuk diperjualbelikan, melainkan harus dikembangbiakkan agar memberikan nilai tambah dan meningkatkan produktivitas kelompok,” tegasnya.
Pendampingan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen pakan, kesehatan ternak, sistem perkandangan, hingga pengendalian penyakit. Dengan pola pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan kelompok ternak mampu berkembang secara mandiri dan profesional.
Sementara itu, pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bulungan turut memberikan pemaparan teknis kepada para penerima bantuan. Materi yang disampaikan meliputi tata cara pemeliharaan yang baik, teknik pengembangbiakan, hingga mekanisme pengawasan agar bantuan dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir risiko kegagalan usaha serta memastikan bahwa bantuan pemerintah benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Perwakilan kelompok penerima bantuan menyambut baik program tersebut. Samuel, Ketua Kelompok Ternak Babi Buin Lataq dari Desa Teras Nawang, menyampaikan rasa terima kasih dan optimisme terhadap bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih serius mengembangkan usaha ternak. Harapannya, ke depan pendapatan kelompok bisa meningkat dan usaha ini terus berkembang,” ungkapnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap mampu meningkatkan populasi ternak babi secara signifikan, memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kelompok, serta mendukung ketahanan pangan daerah. Selain itu, sektor peternakan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di wilayah Bulungan.***(IBM02)



