• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Pemerataan Pembangunan Jadi Tantangan, Pemkab Bulungan Fokus Hulu Sungai Kayan

Bupati Bulungan Syarwani, saat menghadiri sebuah kegiatan di salah satu desa di Kabupaten Bulungan

by Redaksi
27/02/2026
in Bulungan
A A

IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Bulungan yang memiliki bentang geografis luas dan beragam masih menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Meski demikian, Pemkab Bulungan memastikan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program hingga ke desa dan RT yang sulit diakses.

Bupati Bulungan, Syarwani, mengakui belum seluruh wilayah, khususnya di tingkat desa hingga RT, dapat tersentuh secara merata oleh program pembangunan. Namun ia menegaskan, sebagian besar program yang dilaksanakan selama ini telah menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Bulungan.

Baca Juga

Mubes Perdana LADK Bulungan Jadi Simbol Kebangkitan Budaya Dayak Kenyah

Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

“Memang ini menjadi tantangan kita. Kami menyadari belum semua desa, apalagi RT, bisa langsung tersentuh. Tetapi kami meyakini program-program yang berjalan sudah menjangkau sebagian besar wilayah Bulungan,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan saat ini masih didominasi persoalan infrastruktur, terutama di wilayah pedalaman. Ia mencontohkan keluhan masyarakat di hulu Sungai Kayan terkait kondisi jalan poros Ilanun menuju Long Buah (Longblubah) yang sempat ramai disampaikan melalui media sosial.

Hal tersebut, kata dia, menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama Wakil Bupati dan jajaran terkait. Pada tahun ini, intervensi penanganan jalan di Ilanun dalam bentuk pengaspalan direncanakan melalui dukungan Kementerian dan Dinas Pekerjaan Umum.

“Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa kita intervensi. Untuk Ilanun ada program pengaspalan dari kementerian melalui Dinas PU. Di perubahan anggaran nanti kita harapkan bisa dilanjutkan sampai menjawab harapan masyarakat menuju Long Buah,” jelasnya.

Aktivitas pembuatan dan Pembangunan Jalan di salah satu Desa dilwyah Kabupaten Bulungan, saat Pelaksanaan TMMD di Salimbati baru-baru ini

Ia juga menegaskan, saat ini tidak ada lagi desa berstatus tertinggal di Bulungan. Kendati demikian, setiap desa tetap memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda-beda.

“Indikator desa tertinggal atau terisolir itu ada variabelnya. Tapi bukan berarti setelah status itu tidak ada, lalu persoalan selesai. Di setiap desa masih ada yang harus kita tangani,” tegasnya.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih adanya wilayah blank spot atau keterbatasan akses komunikasi. Sejak 2025, Pemkab Bulungan telah melakukan intervensi dengan membangun sekitar 28 unit stasiun pemancar untuk memastikan masyarakat desa dapat mengakses layanan komunikasi dan informasi. Program tersebut dipastikan berlanjut pada 2026.

Selain itu, tantangan geografis juga terlihat di beberapa desa yang memiliki RT atau dusun terpisah cukup jauh dari pusat desa. Di Desa Telanjau misalnya, terdapat RT Berlun yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dan hanya dapat diakses melalui jalur sungai.

Di wilayah tersebut telah tersedia fasilitas sekolah dan pos pelayanan kesehatan, namun aksesibilitas masih menjadi kendala utama.

Pemerintah daerah memastikan akan terus melakukan pemetaan kebutuhan serta intervensi bertahap, agar pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke wilayah terjauh di Kabupaten Bulungan.***(RM)

Terkait

Next Post
Bupati Bulungan Atensi Fasilitas Pelabuhan Kayan II Jelang Arus Mudik

Bupati Bulungan Atensi Fasilitas Pelabuhan Kayan II Jelang Arus Mudik

PTSL dan Tuntutan Transparansi dalam Pelaksanaannya

PTSL dan Tuntutan Transparansi dalam Pelaksanaannya

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rock on the Street Vol. 4: Ribuan Langkah, Satu Frekuensi, Menyatu Seirama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA