• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Sejalan Dengan Presiden Jokowi, Wagub Inginkan Investor Kelola Hilirisasi Industri Kaltara

by Redaksi
26/11/2021
in Kaltara, Pemerintahan
A A

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Yansen TP menghadiri secara langsung Summit Investment Forum 2021 oleh Tempo Media, bertempat di Aula, Kantor Gabungan Dinas, Selasa (23/11).

Menjadi narasumber, Yansen memaparkan secara detail potensi Kalimantan Utara untuk menggaet berbagai investor masuk ke provinsi dengan sumber daya alam melimpah ini. Kepada jurnalis DKISP Kaltara Wagub berharap setiap forum berskala nasional dapat menjadikan Kaltara sebagai acuan berbagai kebijakan nasional.

Baca Juga

Gubernur Zainal Beri Dukungan Pemulihan bagi Mahasiswi Asal Kaltara di Makassar

RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Lakukan Operasi Jantung ke-15 di Kaltara

Sopir Truk Desak Aktivitas Galian C Dibuka, Gubernur Kaltara Keluar Temui Massa dan Beri Tenggat Pengurusan Izin Hingga Akhir 2026

“Tentu kita ingin Kalimantan Utara ini tergambarkan dalam berbagai kebijakan nasional. Sebuah daerah yang maju tidak boleh tertutup informasi, sehingga summit investment ini sangat baik untuk mempromosikan pada dunia luar, khususnya para investor,” ungkapnya.

Potensi besar Kalimantan Utara tersebar di berbagai Kabupaten/Kota, baik energi, pertanian dan perikanan tentu dapat menarik investor dalam dan luar negeri untuk turut mengelola potensi tersebut agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Investor darimanapun tidak ada masalah, sepanjang mengikuti aturan dan harus berpihak pada masyarakat. Indonesia juga sedang mempromosikan diri sebagai negara yang menjamin green economy (ekonomi ramah lingkungan, red) dan investasi akan terjamin jika para investor menyatukan diri pada lingkungan dan masyarakat Kaltara,” ucap Wagub.

Wagub menekankan investor yang hadir di Kaltara selain berminat mengelola industri hulu (barang setengah jadi), juga berminat mengembangkan industri hilir (barang jadi/siap digunakan) untuk meningkatkan mutu dan pendapatan daerah.
“Terutama dengan hilirnya. Kalau kita tanam padi harus diolah sebagai bentuk diversifikasi produk pangan lokal,” tutupnya.

Direktur Tempo.co, Tomi Aryanto mengungkapkan apa yang disampaikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara pada Investment Forum sudah sejalan dengan pemikiran Pemerintah Pusat yang total dalam mengelola Sumber Daya Alam Indonesia secara mandiri.

“Pemerintah Pusat sudah jelas ya, tidak mau lagi kita mengekspor bahan mentah, tambang mentah seperti bauksit, kuarsa, nikel dan sebagainya sampai kita digugat oleh organisasi perdagangan dunia dan posisi pemerintahan Pak Presiden Jokowi ini jelas bahwa kita akan lawan,” jelas Tomi.

Posisi jelas Pemerintah Pusat menjadikan Pemerintah Daerah bisa lebih maksimal dalam mengelola sepenuhnya sumber daya alamnya bagi kemakmuran daerah dan masyarakat.
“Pemerintah daerah jangan buka peluang industri tambang mentah untuk kirim keluar negeri, kita rugi karena kita tidak mendapatkan nilai (keuntungan,red) maksimal barang, kita musti mendapatkan manfaat yang sangat besar untuk bisa mengembalikan dampak lingkungan yang dihasilkan namun kembali menguntungkan masyarakat secara maksimal,” tutupnya.
Potensi besar Provinsi Beranda NKRI ini juga turut menarik perhatian besar Presiden RI, Joko Widodo yang juga secara aktif mempromosikan agar para investor berminat menanamkan modal di kawasan green economy Kaltara, bahkan Presiden menyatakan para pelaku industri telah antri untuk berinvestasi di kawasan industri hijau Kaltara.

Terkait

Next Post
Permudah Kemudahan belajar-Mengajar, Perkenalkan Aplikasi Skul Id

Permudah Kemudahan belajar-Mengajar, Perkenalkan Aplikasi Skul Id

Jelajah Kearifan Lokal Kaltara, Mendes Kunjungi Desa Salimbatu

Jelajah Kearifan Lokal Kaltara, Mendes Kunjungi Desa Salimbatu

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    ALOK Kaltara Kecam Penolakan Dakwah UAS di Minahasa, Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukan Cuma Penyakit Lansia: Mengapa Anak Muda Zaman Sekarang Rentan Terkena Serangan Jantung?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Hukum Yang Membahayakan Nyawa Tidak Bisa Diselesaikan Dengan Restorative Justice

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Ormas Kaltara Soroti Upaya Damai Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ALOK Apresiasi Polrestabes Makassar dan Gubernur Kaltara atas Penanganan Kasus Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA