• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Kesejahteraan di Kaltara Dinioai Cukup Merata

TINGKATKAN KESEJAHTERAAN : Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum memastikan kesejahteraan di Kaltara cukup merata. Tampak Gubernur menyapa masyarakat pesisir pantai belum lama ini

by Redaksi
28/07/2022
in Advetorial, Kaltara, Pemerintahan
A A

TANJUNG SELOR – Ketimpangan pengeluaran masyarakat atau gini ratio pada periode Maret 2022 mengalami penurunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, gini ratio secara total di provinsi ke 34 ini turun dari 0,285 menjadi 0,272.

Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan ini pertanda yang baik. Artinya, angka gini ratio semakin mendekati 0 memberikan dampak positif mengingat dampak ekonomi yang ditimbulkan setelah pandemic semakin membaik.
“Kita berharap ketimpangan pengeluaran masyarakat semakin menurun,”terang Gubernur.

Baca Juga

BRI Peduli Bantu Tingkatkan Sarana Pendidikan TK Kartika Brigif 24 Tanjung Selor

Dorong UMKM Semakin Produktif, BRI Cabang Tanjung Selor Salurkan KUR Rp60 Miliar hingga Juni 2026

DPRD Kaltara Bidik Dana Rp200 Miliar untuk Percepat Jalan Sembakung–KTT

Diketahui, secara spasial, Kaltara memiliki gini ratio terendah jika dibandingkan provinsi lain di Kalimantan. Sedangkan pada tingkat nasional, Kaltara menjadi provinsi ketiga dengan gini ratio terendah setelah Bangka Belitung dan Maluku Utara.

“Hal ini menunjukkan bahwa pemerataan kesejahteraan di Kaltara sangat baik dan merata. Khususnya di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi di berbagai wilayah di Indonesia,” jelas Gubernur.

Diberitakan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) BPS Kaltara Slamet Romelan menyebutkan gini ratio di perkotaan mengalami penurunan dari 0,284 menjadi 0,269.

“Sementara itu, gini ratio di desa terjadi peningkatan, dari 0,264 menjadi 0,269,” kata Slamet belum lama ini.

Lanjut dia, angka gini ratio di desa dan di kota secara umum memang identik di angka 0,269. Namun itu bukan berarti gini ratio total di Kaltara juga di level tersebut.

“Jika kita lihat angkanya memang identik, tapi secara total di Kaltara 0,272. Ini disebabkan penghitungannya bukan dari rata-rata. Dimana tidak bisa ketika yang sama digabungkan, hasilnya juga sama,” paparnya.

Lanjut dia, kondisi tersebut mencerminkan masih adanya ketimpangan gini ratio di desa dan kota. Dimana terjadi jarak dari komponen pengeluaran yang melebar antara di desa dan kota. Ini yang menyebabkan terjadinya ketimpangan gini ratio.

Untuk diketahui bersama, indikator gini ratio bernilai antara 0 sampai 1. Semakin tinggi nilai gini ratio, menunjukkan ketimpangan pengeluaran diantara masyarakat yang semakin tinggi.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara, Tedy Arief Budiman dalam Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Periode Februari 2022 mengatakan, tingkat kesenjangan ekonomi di Kalimantan Utara juga mengalami penurunan di periode September 2021.

Ini tercermin dari penghitungan gini ratio atau rasio gini yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Tedy menjelaskan, gini ratio merupakan salah satu indikator yang mengukur tingkat pemerataan distribusi pendapatan penduduk.

Pada September 2021, gini ratio berada di level 0,285 atau lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya di level 0,300.

“Saya nilai kondisi ini cukup baik, mengingat adanya dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi dan menjadi indikasi bahwa perekonomian sudah mulai membaik,” katanya. (dkisp)

Terkait

Next Post
Jadikan Perpustakaan Tempat Favorit Warga

Jadikan Perpustakaan Tempat Favorit Warga

Wagub Hadiri Musrenbang Polda Kaltara

Wagub Hadiri Musrenbang Polda Kaltara

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stok Air Baku PDAM Tirta Taka Aman 45 Hari, Pelanggan Diminta Hemat Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA