• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Sebut Peredaran Narkoba Semakin Pesat, Akui Sebagian Peredaran di Wilayah Pesisir

by Redaksi
15/06/2022
in C, Hukum & Kriminal
A A

TARAKAN – Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, perkembangan narkoba di Indonesia semakin pesat. Para pengguna narkoba sendiri umumnya berusia antara 11-24 tahun yang dapat dikategorikan sebagai usia produktif atau usia muda.

Adapun peredaran narkoba tersebut berada diberbagai tempat termasuk wilayah pesisir, pengungkapan yang dilakukan Sat Reskoba Polres Tarakan jumlah terbayak berada diwilayah pesisir.

Baca Juga

Tiga Orang Diamankan, Polisi Sita 147,36 Gram Cairan Diduga Etomidate di Tarakan

Dugaan Pencurian Sawit Terbongkar, Resmob Polda Kaltara Amankan Tersangka

Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Bulungan Didominasi Orang Terdekat

“Hasil pengungkapan rata-rata banyak terjadi di wilayah pesisir. Hal ini dilihat dari sejak awal mulai dibentuknya Sat Reskoba. Kebanyakan ya masuknya barang itu itu dari wilayah pesisir,” ungkap Kasat Reskoba Polres Tarakan Ipda Dien F Romadhoni melalui Kaur Bin Ops Sat Reskoba, Ipda Amiruddin belum lama ini.

Dikatakan Amir, pendistribusian dan peredaran gelap narkotika di era modern ini sangat beragam, terutama melalui jalur laut atau wilayah pesisir yang memiliki banyak jalan pintas sehingga sulit diawasi. Celah inilah yang banyak disalahgunakan oleh pengedar maupun bandar narkotika untuk menyalurkan barangnya melalui distribusi yang kemudian diedarkan hingga sampai pada pengguna.

Terlebih, kota Tarakan banyak memiliki sungai-sungai kecil yang dimanfaatkan para penyelundup barang haram tersebut dan juga di daerah pesisir juga banyak gang kecil dengan akses jalan kayu yang tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

“Patroli yang kami lakukan, apalagi dari Satuan Sabhara juga terkendala dengan jalan di pesisir yang aksesnya terbatas. Sehingga banyak dimanfaatkan pelaku untuk mengedarkan narkotika di daerah pesisir,” paparnya.

Disamping upaya penegakan hukum melalui pengawasan dari kapal-kapal asing pembawa narkotika, kepadatan penduduk juga merupakan faktor dengan nelayan yang keluar masuk dan sumber daya manusianya kurang. Oleh karena itu mudah dipengaruhi bandar sabu.

“Ada beberapa kendala yang dihadapi di lapangan. Di antaranya masyarakat di pesisir ini sumber daya manusianya kurang, sehingga kurang terbuka kepada aparat. Selain itu, banyak juga warga yang menolak bekerja sama. Banyaknya warga di wilayah pesisir yang akhirnya terjerumus ke dalam peredaran narkotika. Rata-rata juga dijanjikan upah yang besar,” jelasnya.

“Bahkan banyak juga yang takut melaporkan adanya peredaran narkotika di wilayahnya. Selain itu, warga juga tidak mau menjadi saksi di persidangan. Mungkin banyak nelayan, jadi tidak mau waktunya tersita untuk menjadi saksi. Padahal narkoba ini sudah merupakan ancaman yang serius apalagi di wilayah Tarakan,” demikian Kaur Bin Ops Sat Reskoba. (*)

Terkait

Next Post
Diisukan Bakal Sambangi Kaltara, DPW PKS Titipkan Harapan Besar

Diisukan Bakal Sambangi Kaltara, DPW PKS Titipkan Harapan Besar

Kucurkan Rp 172 Miliar Pemprov Alokasikan Anggaran untuk Bangun dan Rehab Sekolah

Kucurkan Rp 172 Miliar Pemprov Alokasikan Anggaran untuk Bangun dan Rehab Sekolah

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKK Bulungan berkolaborasi dengan Pemkab Bulungan Bagikan Masker, Ajak Warga Waspadai Dampak Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Ayam KUB PKK Bulungan Dinilai Bisa Jadi Modal Pangan dan Ekonomi Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA