• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Dipercaya Mengamankan Rumah, RD Malah Mengondol Perhiasan dan Uang Majikan

by Redaksi
05/04/2022
in C, Hukum & Kriminal
A A

TARAKAN – Seorang pelaku berinisial RD (20) berhasil ditangkap setelah melalukan pencurian yang memanfaatkan profesinya sebagai security di salah satu rumah yang ada di Jalan Seroja, RT 27 Kelurahan Karang Anyar.

Tidak tanggung-tanggung, RD mencuri emas hingga uang dengan kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga

Gantikan Arief Hidayat, Rahmat Majid Siap Tuntaskan Pekerjaan Yang Belum Terselesaikan

Bobol Gudang Ekspedisi Melalui Jendela, Pelaku Gondol Uang Belasan Juta Rupiah

Gondol Flywood Jasa Ekspedisi, 3 Pria Siap “Disekolahkan” 4 Tahun Ke Lapas Tarakan

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tarakan, Ipda Alfian Yusuf menuturkan, aksi pencurian dilakukan RD sejak Oktober tahun lalu hingga Maret 2022. Tindakan pelaku ketahuan setelah polisi melakukan pengecekan rekaman CCTV.

“Kami mendapatkan laporan kehilangan sejumlah emas milik korban berinisial HA, 11 Maret lalu. Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan mengecek rekaman CCTV,” ujarnya, Senin (4/4/2022).

Perbuatan RD sendiri baru diketahui setelah korban akan mengambil uang senilai Rp220 juta, ternyata sudah berkurang Rp3,5 juta. Korban lantas memeriksa emas yang juga ada di dalam lemari penyimpanan di kamarnya. Ternyata benar saja, sejumlah emas miliknya sudah raib.

“Korban mengecek emas dan juga hilang. Ada juga pengakuan korban sebuah kalung dan cincin yang juga hilang. Tapi tersangka juga tidak mengakui barang tersebut telah diambil. Total ada sekitar 10 perhiasan yang telah diambil tersangka,” tuturnya.

RD beraksi saat korban yang sering keluar kota tidak berada di rumah. Terlebih lagi, ia bekerja seorang diri dan bertugas sebagai pengamanan sekaligus membantu membersihkan rumah korban. RD yang memiliki kunci kamar korban maupun kunci gudang bisa dengan mudah beraksi tanpa hambatan. Modusnya, saat hendak masuk ke dalam kamar, memastikan dulu keberadaan majikannya dengan menelepon.

Kadang, tersangka juga beralasan ingin mandi di rumah korban. Selain itu, RD juga memiliki kunci kamar korban dan kunci gudang.

“Karena RD ini bekerja di rumah korban dan seenaknya masuk ke kamar. Dia kami amankan keesokan harinya di rumah korban juga. Karena waktu itu memang pas lagi jam kerjanya di rumah korban,” imbuhnya.

Saat dilakukan interogasi, tersangka langsung mengakui perbuatan atau mencuri barang berharga milik korban. Pencurian dilakukan sejak Oktober dengan mengambil 2 buah cincin emas dan uang tunai sebesar Rp800 ribu. Di bulan November, RD mengambil lagi emas antam seberat 5 gram dan sebuah cincin.

Bahkan Desember lalu RD juga mencuri di kamar korban berupa sebuah cincin emas dan sebuah gelang emas putih seberat 20 gram. Setelah beberapa kali mengambil emas, RD malah ketagihan dan mulai melakukan pencurian uang.

“Korban tidak curiga, tersangka kembali mengambil uang korban Rp300 ribu, Februari lalu. Ya terakhir pengakuan tersangka, mengambil uang tunai sebesar Rp3,5 juta itu. Kalau emas sudah dijual sekitar Rp30 juta,” bebernya.

Pengakuan RD lagi, uang hasil penjualan, digunakan untuk membeli handphone, jam tangan, sepatu, pakaian serta untuk berfoya-foya. Bahkan RD juga memberikan uang kepada saudaranya. Sementara, kerugian korban berkisar Rp200 juta.

“Tersangka ini disangkakan pasal 363 ayat 1 ke-5 KUHPidana. Dengan ancaman 7 tahun penjara,” tegasnya. (*)

Terkait

Next Post
Pengusaha Perempuan Perlu Bekal Kompetensi yang Cukup

Pengusaha Perempuan Perlu Bekal Kompetensi yang Cukup

Pertamina Bantah Adanya Kemacetan Suplai BBM

Pertamina Bantah Adanya Kemacetan Suplai BBM

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA