• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Trail Run Perbatasan Sebatik 2026, Lari 10 Kilometer Teguhkan Cinta Tanah Air Nasionalisme dan Persaudaraan

by Redaksi
20/08/2026
in Nunukan
A A

IBMNews.co.id, Sebatik, Kaltara, 22 Agustus 2026 — Pemuda Pecinta Alam Sebatik (PPAS) kembali menghadirkan kegiatan yang memadukan olahraga, wisata, kepemudaan, dan semangat nasionalisme melalui kegiatan Trail Run Perbatasan Sebatik 2026.

Lari lintas alam sejauh 10 kilometer ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026, dengan mengambil jalur perbatasan Indonesia–Malaysia di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mulai dari Patok 1 hingga Patok 7.

Baca Juga

Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

Kabut Asap Belum Tekan Omzet UMKM Nunukan, Sektor Kuliner Tetap Diwaspadai

Kabut Asap Ganggu Pembelajaran, Disdik Nunukan Terapkan Belajar dari Rumah

Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai ajang olahraga dan kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memperkenalkan potensi wisata kawasan perbatasan.

Peserta kegiatan berasal dari wilayah Kalimantan Utara dan terbuka untuk masyarakat umum. Melalui kegiatan ini, PPAS ingin memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga sekaligus mengenal lebih dekat kawasan perbatasan.

Ketua Umum PPAS, Yusman, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan semata-mata untuk mengejar prestasi olahraga. Sebatik sebagai wilayah perbatasan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kegiatan positif yang melibatkan generasi muda dan masyarakat.

“Kegiatan ini kita selenggarakan untuk masyarakat se-Kaltara, bukan hanya untuk kompetisi semata, melainkan menjadi wadah pengembangan potensi pemuda di bidang olahraga, potensi wisata perbatasan, ajang silaturahmi dan meningkatkan jiwa nasionalisme masyarakat,” ujar Yusman, kamis (20/08/26)

Menurutnya, jalur perbatasan memiliki nilai strategis sekaligus emosional bagi masyarakat Sebatik. Berlari di kawasan yang menjadi penanda batas dua negara diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung mengenai arti penting menjaga wilayah dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.

Kawasan perbatasan, kata dia, tidak hanya memiliki nilai strategis dari sisi kedaulatan negara, tetapi juga menyimpan potensi wisata alam yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Sementara Ketua Pelaksana Lari Perbatasan Sebatik 2026, Jusri, menegaskan bahwa berlari di jalur perbatasan memiliki makna yang lebih dalam dibandingkan aktivitas olahraga biasa.

“Lari di batas negara tidak sekadar mengolah raga kita, tapi juga mengolah jiwa,” ungkap Jusri.
Dengan konsep tersebut, Lari Perbatasan Sebatik 2026 diharapkan menjadi salah satu sarana memperkenalkan wajah kawasan perbatasan Indonesia kepada masyarakat Kalimantan Utara maupun daerah lainnya.

Peserta akan diajak menikmati karakter alam Pulau Sebatik sekaligus merasakan suasana kawasan yang berada di garis perbatasan Indonesia–Malaysia.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong promosi wisata perbatasan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap wilayah perbatasan. Semangat kompetisi tetap dijunjung, namun nilai kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Trail Run Perbatasan Sebatik 2026 terbuka untuk umum dengan dua kategori, yakni kategori umum putra dan putri serta kategori khusus TNI/Polri putra. Peserta terbaik hingga posisi kelima atau podium 1–5 akan memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Pendaftaran peserta dibuka kembali mulai 22 agutus hingga 31 Agustus 2026, dengan kuota terbatas. Informasi mengenai pendaftaran dan ketentuan kegiatan dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi : Trail.run.perbatasan_2026

Berangkat dari Semangat Kepemudaan
PPAS merupakan organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang pencinta alam dan telah berdiri sejak 28 Desember 2010. Organisasi ini resmi terdaftar melalui Surat Keterangan Terdaftar (SKT) sejak 18 Februari 2013.

Sejak berdiri, PPAS aktif melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari aktivitas dasar pencinta alam, kegiatan sosial dan kepemudaan hingga kegiatan olahraga yang memberikan manfaat bagi masyarakat Pulau Sebatik dan wilayah Kalimantan Utara.

Melalui Trail Run Perbatasan Sebatik 2026, PPAS ingin menunjukkan bahwa kawasan perbatasan dapat menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas pemuda, pengembangan olahraga dan pariwisata, sekaligus menjadi tempat memperkuat nasionalisme.

Sebatik diharapkan tidak hanya dikenal sebagai wilayah yang berada di garis depan perbatasan, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menghadirkan kegiatan positif, sehat, dan produktif bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda untuk lebih mengenal wilayah perbatasan, menjaga lingkungan, mengembangkan potensi daerah, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah dan bangsa.

Dengan semangat olahraga, kepemudaan, wisata, dan nasionalisme, Lari Perbatasan Sebatik 2026 diharapkan dapat menjadi agenda positif yang memperkuat citra Sebatik sebagai kawasan perbatasan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.***(IBM02)

Terkait

Next Post
Dua Pekan Tanpa Titik Terang, GMKI Tarakan Beri Ultimatum 7 Hari ke Polres Tarakan Ungkap Pembobolan Gereja

Dua Pekan Tanpa Titik Terang, GMKI Tarakan Beri Ultimatum 7 Hari ke Polres Tarakan Ungkap Pembobolan Gereja

Dua Pekan Tanpa Titik Terang, GMKI Tarakan Beri Ultimatum 7 Hari ke Polres Tarakan Ungkap Pembobolan Gereja

Dewantoro Resmi Pimpin PN Nunukan, Ketua PT Kaltara Tekankan Integritas dan Inovasi

Keanggotaan SMSI

Berita Terlaris

  • BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    BRI Unit Sengkawit Resmi Pindah ke Tanah Kuning, Pekan Depan Mulai Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stok Air Baku PDAM Tirta Taka Aman 45 Hari, Pelanggan Diminta Hemat Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalur Tikus Perbatasan Dibobol, Pos Aji Kuning Gagalkan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Bulungan Tembus 10,62 Persen, Tertinggi di Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota BBM Subsidi Nunukan Belum Seimbang dengan Kebutuhan, Pemkab Siapkan Data 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA