IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Menjelang lonjakan penumpang pada momentum bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Bulungan, Syarwani, memberikan perhatian serius terhadap kesiapan pelayanan di Pelabuhan Kayan II.
Selain persoalan penataan parkir yang sebelumnya menjadi sorotan, Bupati Syarwani juga menekankan pentingnya peningkatan standar kebersihan dan kenyamanan fasilitas pelabuhan sebagai pintu gerbang utama transportasi sungai di Kabupaten Bulungan.
Hal tersebut disampaikannya setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pelabuhan. Dalam sidak tersebut, ia menemukan sejumlah fasilitas, khususnya sanitasi dan toilet umum, dalam kondisi kurang terawat dan memerlukan penanganan segera.
“Kayan II itu wajah kita di kabupaten. Saya minta ada petugas yang benar-benar fokus mengurus kebersihan di sana. Bukan hanya WC, tetapi juga ruang tunggu, ruang kedatangan, hingga area sekitar dermaga,” tegasnya.
Menurutnya, kondisi kebersihan yang kurang optimal tidak boleh dibiarkan, terlebih menjelang periode arus mudik dan arus balik Lebaran yang dipastikan akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan.
Pelabuhan Kayan II selama ini menjadi salah satu simpul transportasi vital yang menghubungkan Tanjung Selor dengan sejumlah wilayah pesisir dan pedalaman melalui jalur sungai.
Mengantisipasi lonjakan penumpang, Bupati meminta Dinas Perhubungan (Dishub) segera menambah tenaga kebersihan melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Langkah ini dinilai penting agar perawatan fasilitas dapat dilakukan secara rutin dan terjadwal, bukan hanya bersifat insidental.
Selain penambahan personel, Pemkab Bulungan juga berencana melakukan pembersihan menyeluruh di area pelabuhan.
Bupati menginstruksikan agar armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu penyemprotan dan pembersihan total kawasan pelabuhan paling lambat H-10 sebelum Lebaran. Upaya tersebut mencakup pembersihan lantai, saluran air, area parkir, hingga sudut-sudut ruang publik yang selama ini luput dari perhatian.
Tidak hanya aspek kebersihan, kesiapan pelayanan arus mudik juga mencakup pengaturan arus penumpang dan barang, kelayakan dermaga, serta koordinasi dengan operator transportasi sungai. Pemerintah daerah menargetkan terciptanya situasi yang tertib, aman, dan nyaman, baik saat puncak arus mudik maupun arus balik.
Dengan berbagai langkah pembenahan tersebut, Pemkab Bulungan berharap Pelabuhan Kayan II mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Terlebih pada momen Lebaran, ketika mobilitas warga meningkat dan pelabuhan menjadi salah satu titik krusial aktivitas transportasi di daerah.
“Momentum ini harus kita siapkan dengan baik. Jangan sampai masyarakat yang ingin bersilaturahmi dan merayakan Idul Fitri justru terganggu karena pelayanan yang kurang maksimal,” pungkasnya.***(RM)


