• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Tak Kenal Waktu, Keadilan Tetap Ditegakkan: Buronan Kasus Narkotika di Bulungan Akhirnya Tertangkap Setelah 12 Tahun

by Redaksi
10/10/2025
in Bulungan
A A

IBMNews.com, Tanjung Selor – Proses hukum mungkin bisa tertunda, tapi tidak akan pernah hilang. Prinsip itulah yang kembali dibuktikan oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) setelah berhasil menangkap H. Datu Kodrat bin H. Abdul Djalil (52), terpidana kasus narkotika yang selama 12 tahun menghindar dari eksekusi hukum.

Terpidana ditangkap oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejati Kaltara pada Rabu (8/10/2025) pukul 18.40 WITA di sebuah rumah di wilayah Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Penangkapan ini dipimpin Kasi 5 Intelijen Kejati Kaltara, Eliston Hasugian, bersama dua staf intelijen dan dibantu Tim Tabur Kejari Bulungan serta dukungan Polda Kaltara. Menurut Kasi Penerangan Hukum Kejati Kaltara, Andi Sugandi, penangkapan ini menjadi bukti nyata bahwa hukum tetap berjalan, meski waktu berlalu panjang.

Baca Juga

Wings Air Buka Rute Tanjung Selor–Balikpapan, Mobilitas dan Ekonomi Diyakini Terdongkrak

Sidak Sekda di Hari Pertama Kerja, Sejumlah ASN Ditemukan Absen, Layanan Publik Belum Maksimal

Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

“Kami tegaskan, hukum tidak mengenal kedaluwarsa bagi mereka yang berusaha melarikan diri dari tanggung jawabnya. Datu Kodrat tetap harus menjalani hukuman sebagaimana putusan pengadilan,” ujar Andi Sugandi.

Kasus Datu Kodrat bermula pada Agustus 2010. Ia ditangkap polisi karena kedapatan memiliki sabu seberat 800 miligram, melanggar Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Setelah divonis bersalah di Pengadilan Negeri Tanjung Selor dan kalah di tingkat banding serta kasasi, putusan Mahkamah Agung Nomor 2266 K/Pid.Sus/2011 tanggal 29 Januari 2013 menetapkannya menjalani hukuman empat tahun penjara.

Namun sebelum putusan kasasi turun, masa penahanannya habis, sehingga ia dikeluarkan demi hukum. Begitu bebas, ia lenyap tanpa jejak dan menghindari eksekusi selama bertahun-tahun. Upaya pencarian pun berjalan panjang dan penuh kesulitan, hingga akhirnya informasi akurat tentang keberadaannya ditemukan tahun ini.

Penangkapan Datu Kodrat menjadi pesan tegas bahwa proses hukum tidak mengenal waktu. Tim intelijen kejaksaan bekerja senyap, menelusuri jejak lama, hingga akhirnya berhasil menangkap sang buronan tanpa perlawanan.

Kini, Datu Kodrat telah diamankan dan segera dieksekusi untuk menjalani hukuman sesuai keputusan pengadilan.

“Ini bukti bahwa hukum tetap berjalan. Siapa pun yang mencoba menghindar, cepat atau lambat akan kami temukan,” tegas Andi Sugandi.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Kejati Kaltara bahwa tidak ada ruang aman bagi buronan hukum. Waktu boleh berlalu, tetapi keadilan akan selalu menemukan jalannya.***(IBM02)

Terkait

Next Post
GMKI Tarakan Kritisi Syarat “Beragama Tertentu” dalam Rekrutmen Satpam dan Cleaning Service Kemenag

GMKI Tarakan Kritisi Syarat "Beragama Tertentu" dalam Rekrutmen Satpam dan Cleaning Service Kemenag

TNI–Polri Perketat Perbatasan: Setengah Kilo Sabu Digagalkan di Malinau

TNI–Polri Perketat Perbatasan: Setengah Kilo Sabu Digagalkan di Malinau

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA