• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini
Disuntik mati

Alokasi Vaksin Kedua Tertunda, Dinkes Targetkan Maksimalkan Pengunaan Dosis Tahap Pertama

by Redaksi
25/05/2021
in Kaltara
A A

TARAKAN – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan memastikan jika alokasi vaksin kedua ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Hal itu disebabkan terhambatnya proses vaksinasi pada lansia oleh faktor tertentu. Sehingga saat ini sebagian masyarakat yang telah melewati vaksin tahap pertama masih menunggu vaksin dosis kedua.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Satuan Tugas Penangganan Covid-19 Kota Tarakan dr Devi Ika Indriarti M.Kes menerangkan, jika pemerintah tidak akan mengalihkan dosis vaksin tahap pertama ke dosis tahap 2 sebelum semua sasaran vaksin dosis pertama divaksin. Ia menjelaskan, alasan terhambatnya alokasi vaksin dosis kedua disebabkan karena masih adanya sasaran dosis pertama yang belum divaksinasi. Sehingga pusat memperioritaskan alokasi vaksin dosis kedua kepada daerah yang telah menyelesaikan vaksin tahap pertama kepada warganya.

Baca Juga

Tak Ingin Berpolemik, Sekprov Kaltara Memilih Hadirkan Kepastian Solusi Konkret Pejabat Defenitif Kepala OPD

Bertemu Menteri PKP, Gubernur Berhasil Perjuangkan 2.000 Rumah Subsidi untuk Warga

Sekprov Kaltara Sidak Gadis 2 hingga KBM, Tegaskan Disiplin ASN

“Kalau distribusi vaksin covid-19 ke daerah, itu kan melewati provinsi, sebenarnya itu tergantung oleh laju vaksin yang dikerjakan. Kalau misalnya laju vaksinasinya agak lambat, kemudian vaksin kita masih ada, itu pasti akan menyebabkan kita tidak mendapatkan alokasi vaksin. Jadi memang diberikannya itu per 2 minggu,”ujarnya, kemarin (23/5).

Dijelaskannya, banyaknya lansia yang berhalangan hadir pada proses vaksinasi pertama, membuat proses vaksinasi tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Alhasil, hingga saat pihaknya terus mengupayakan vaksin tahap 1 diselesaikan.

“Karena kemarin vaksinasi untuk lansia, itu kan dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan, menurut pemerintah pusat, karena banyak yang lansia yang dihubungi ingin menunda. Akhirnya laju vaksinasi lansia berkurang apalagi habis itu libur lebaran,”tukasnya.

“Karena ini banyak tertunda akhirnya pusat melihat kita banyak vaksin sehingga tidak diberikan. Akhirnya tertundalah pengiriman vaksin ke kita, untuk yang dosis kedua. Jadi makanya kami mengumumkan vaksin keduanya ditunda,”sambungnya.

Meski demikian, ia menegaskan jika tenggat aman jarak antara dosis pertama dan kedua sekitar dua bulan. Sehingga ia menerangkan jika penundaan tersebut cukup aman jika tidak melebihi waktu dua bulan.

“Tapi sebenarnya tidak masalah, karena jarak dosis pertama dan kedua itu satu bulan. Boleh lebih asal tidak melebihi 2 bulan. Tapi pasti pusat sudah melihatlah keamanannya. Makanya kami juga berupaya melakukan vaksin masal selanjutnya juga kami juga akan melakukan kepada guru kami akan laksanakan di gedung Serbaguna pada Selasa. Mudah-mudahan semua yang diberikan undangan hadir,”terangnya.

Lanjutnya, saat ini Satua Tugas memang memiliki stok vaksin. Namun hal itu tidak dapat dialihkan ke dosis vaksin tahap dua, mengingat stok yang ada diperuntuhkan untuk dosis vaksin pertama.

“Memang kita ada stok vaksin, tapi vaksinnya kan sudah ada alokasinya sendiri. Jadi mungkin akhirnya orang bertanya-tanya, kenapa ada vaksin tapi tidak diberikan kepada dosis kedua. Karena memang bukan peruntukannya,”terangnya.

“Untuk lansia itu kan masih 1.750 itu sudah terpakai 1.300 berarti masih ada sisa sekitar 450an lah yang masih belum digunakan. Tapi itu tidak bisa diberikan untuk dosis kedua. Tetap harus dihabiskan untuk dosis pertama yang belum sempat divaksin,”lanjutnya.

Kendati begitu, ia memastikan untuk calon jemaah haji sudah dilakukan vaksin dosis kedua. Mengingat, pelaksanaan keberangkatan haji sebentar lagi jika Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengizinkan.

“Untuk yang sudah disuntikan dosis kedua ada 95 orang, itu pun dari jemaah haji yang kemungkinan berangkat. Tapi untuk dosis kedua secara umum itu ditunda dulu karena kami belum mendapatkan alokasi vaksin yang dosis kedua kemarin,”pungkasnya.

Terkait

Next Post
Mendapat Penawaran Penarapan Layanan GeNose, Gubernur Berikan Lampu Hijau

Mendapat Penawaran Penarapan Layanan GeNose, Gubernur Berikan Lampu Hijau

Diskusi

Hadiri Coffee Morning, Gubernur Kaltara Gunakan Sepeda

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA