IBMNews.co.id, Tanjung Selor – Bupati Bulungan, Syarwani, bersama Wakil Bupati Kilat menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna dan gereja anak di GKII Jelarai Tengah, Senin (23/02/2026). Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terhadap penguatan sarana keagamaan di tengah masyarakat.

Momentum peletakan batu pertama ini disambut antusias oleh jemaat dan panitia pembangunan. Pembangunan gedung serbaguna dan gereja anak tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas fisik semata, tetapi juga pusat kegiatan pembinaan iman dan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan tersebut. Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai dengan perencanaan.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat atas dimulainya pembangunan ini. Semoga prosesnya berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi jemaat maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Secara khusus, Syarwani menyoroti pentingnya pembangunan gereja anak sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak anak dalam memperoleh ruang pembinaan spiritual yang layak. Menurutnya, keberadaan gereja anak sejalan dengan komitmen daerah dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Bulungan.
Ia menegaskan bahwa pembinaan sejak usia dini memegang peranan penting dalam membentuk karakter generasi penerus.
Melalui pendidikan nilai-nilai spiritual dan moral yang kuat, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak baik, serta memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, pembangunan gedung serbaguna di lingkungan GKII Jelarai Tengah diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas jemaat. Selain digunakan untuk kegiatan ibadah dan pembinaan rohani, fasilitas tersebut juga dirancang sebagai ruang pertemuan dan pelaksanaan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pembangunan dan jemaat yang telah berinisiatif serta bergotong royong mewujudkan pembangunan tersebut. Ia menilai partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di bidang keagamaan.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan jemaat yang telah berkontribusi. Semoga sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin, sehingga pembangunan ini benar-benar membawa manfaat bagi umat dan masyarakat sekitar,” tutupnya.***(RM)


