IBMNews.co.id Bulungan – Polresta Kabupaten Bulungan, masih terus melakukan penyelidikan terkait penemuan Sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Mangkupalas Gunung, Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Selasa (17/2/2026) pagi.
Kapolresta Bulungan, Kombes Rofikah Yunianto, melalui Kasi Humas Polresta Bulungan, Hadi Purnomo, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut.
“Benar, kami menerima laporan dari warga Desa Liagu terkait penemuan mayat di Sungai Mangkupalas Gunung. Personel Polsek Sekatak langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal di TKP,” ujar Hadi dalam keterangan resminya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, jasad pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita oleh Bardan (45), seorang nelayan pencari kepiting yang tengah mengambil perangkap (ambau) di sungai tersebut.
Saat berada di perairan, saksi melihat benda mencurigakan mengapung yang diduga jasad manusia. Karena tidak berani mendekat seorang diri, ia kembali ke darat dan memanggil rekannya, yakni Suharto (28), Fadli (36), dan Syahrim (46).
Setelah memastikan bahwa benda tersebut adalah jasad pria, salah satu saksi kemudian mengikat kaki korban ke akar pohon bakau di tepi sungai guna mencegah tubuh terbawa arus. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada Kepala Desa Liagu dan diteruskan ke Polsek Sekatak.
Hadi menjelaskan, saat ditemukan korban berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi mengapung. Korban mengenakan celana training warna hitam dan tidak memakai baju. Identitasnya hingga kini belum diketahui.
“Jenazah telah dievakuasi menggunakan speed ambulance laut milik Desa Liagu menuju Puskesmas Sekatak untuk dilakukan pemeriksaan medis atau visum,” jelasnya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, serta berupaya mengidentifikasi korban.
“Terkait penyebab kematian masih dalam tahap penyelidikan. Kami menunggu hasil visum dan pendalaman lebih lanjut,” tegas Hadi mewakili Kapolresta Bulungan.
Polresta Bulungan juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Sekatak atau menghubungi pihak kepolisian terdekat untuk membantu proses identifikasi.***(RM)


