IBMNews.co.id, Tarakan – Komitmen mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan jajaran Polres Tarakan melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Juata Kerikil, Aiptu Arif Hardiantoro, yang menggelar patroli dialogis dengan menyambangi petani di wilayah binaannya, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi petani di lapangan. Di tengah hamparan lahan pertanian, Aiptu Arif berdialog santai bersama warga, membahas kondisi tanaman, kebutuhan sarana produksi, hingga tantangan pemasaran hasil panen.
“Kehadiran kami bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ingin mendengar langsung apa yang menjadi kendala para petani. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa sama-sama mencari jalan keluar,” ungkap Aiptu Arif.
Sejumlah petani menyampaikan keluhan terkait ketersediaan pupuk yang terkadang sulit diperoleh saat musim tanam, serta harga yang dinilai masih cukup tinggi. Selain itu, perubahan cuaca yang tidak menentu juga berdampak pada pertumbuhan tanaman jagung dan sayur-mayur.
“Cuaca menjadi faktor yang cukup mempengaruhi hasil panen. Kadang hujan berlebihan, kadang panas berkepanjangan. Ini perlu diantisipasi dengan perawatan yang lebih intens,” jelasnya.
Permasalahan hama seperti ulat dan tikus juga menjadi perhatian bersama. Untuk itu, Bhabinkamtibmas mengimbau agar petani melakukan pengendalian hama secara terpadu dan serentak guna meminimalisir kerugian.
“Kalau dilakukan bersama-sama, pengendalian hama akan lebih efektif. Kami juga mengingatkan agar penggunaan obat pertanian tetap sesuai aturan agar kualitas hasil tetap terjaga,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Arif turut mendorong warga agar memanfaatkan lahan kosong di sekitar tempat tinggal untuk ditanami komoditas produktif. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menambah penghasilan.
“Setiap lahan yang ada bisa dimaksimalkan. Selain mendukung ketahanan pangan, juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan lingkungan, terutama menjelang masa panen. Sinergi antarwarga dinilai sangat penting agar aktivitas pertanian berjalan lancar tanpa gangguan.
“Kami berharap masyarakat tetap kompak menjaga keamanan. Bila ada potensi gangguan, segera koordinasikan agar bisa cepat ditangani,” tegasnya.
Melalui kegiatan patroli dialogis ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia menunjukkan peran aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor pertanian.
Pendekatan persuasif dan kehadiran langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Dengan kolaborasi yang terus terjalin, petani di Juata Kerikil diharapkan semakin berdaya dan mampu menghadapi berbagai tantangan, sehingga tujuan swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan.***(RM)


