IBMNews.co.id, Tarakan – Komitmen PT Phoenix Resources International (PRI) dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Kota Tarakan kembali ditunjukkan melalui program Community Development (Comdev). Perusahaan yang bergerak di bidang bubur kertas ini terus memperluas perhatiannya terhadap penguatan ekonomi warga, khususnya masyarakat pesisir di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Setelah sebelumnya sukses mendorong ibu rumah tangga (IRT) memproduksi UMKM berbahan hasil pertanian, kali ini PRI memfokuskan program pada pengolahan hasil laut. Sasaran program adalah masyarakat Kampung Bengawan RT 18, Kelurahan Juata Permai, yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Melalui Program Inovasi Hasil Laut Jala dan Bangun Ekonomi Warga Nelayan atau “Si Jala Bengawan”, PRI membina para istri nelayan agar mampu mengembangkan produk turunan hasil perikanan menjadi komoditas bernilai ekonomi.
Sebagai bentuk keseriusan, pada 8 Februari 2026, Tim Comdev PRI mengajak anggota kelompok Si Jala Bengawan mengikuti kegiatan benchmarking usaha dan pelatihan produksi. Mereka mengunjungi pelaku usaha olahan hasil laut di Kelurahan Juata Laut dan Sebengkok, serta mengikuti pelatihan praktik pembuatan produk di Kelurahan Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan langsung membuat berbagai produk seperti nugget ikan, amplang, bakso ikan hingga kerupuk berbahan dasar hasil laut.
Penanggungjawab Program Comdev PT PRI, Ari Ristanti, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud perhatian perusahaan terhadap peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir Tarakan.
“Tujuan dari program ini adalah untuk menambah wawasan mengenai pembuatan produk UMKM sekaligus meningkatkan motivasi ibu rumah tangga warga pesisir Bengawan untuk membuka peluang usaha,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat membantu para istri nelayan memaksimalkan potensi sumber daya perikanan yang melimpah di wilayah Juata.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini, ibu-ibu nelayan dari Kampung Bengawan mampu mengembangkan produk olahan yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing,” sambungnya.
Apresiasi juga disampaikan Safarinah, perwakilan Kelompok Si Jala Bengawan. Ia mengaku program ini membuka peluang baru bagi warga untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk membuka usaha UMKM dari produk hasil perikanan. Semoga kami bisa berkembang sesuai harapan dan sukses seperti UMKM lainnya. Terima kasih kepada PT PRI atas perhatian dan dukungannya,” tuturnya.
Program Si Jala Bengawan tidak berjalan sendiri. PRI turut menggandeng Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan serta Kelurahan Juata Permai sebagai bentuk sinergi membangun ekonomi lokal.
Melalui program berkelanjutan ini, PRI menegaskan perannya bukan hanya sebagai entitas industri, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang aktif mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Tarakan, khususnya warga pesisir.***(IBM02)


