• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Mahasiswa Pecinta Alam POLITANI Gelar Aksi Nyata: Bersih-Bersih Sungai Mahakam dan Kampanye Kesadaran Lingkungan

by Redaksi
16/07/2025
in Kaltim
A A

IBMNews.com, Samarinda – Sungai Mahakam, salah satu urat nadi kehidupan masyarakat Kalimantan Timur, kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan karena keindahannya, melainkan karena ancaman pencemaran yang kian mengkhawatirkan. Menyikapi hal itu, Mahasiswa Pencinta Alam Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (MAPA POLITANI) turun langsung ke lapangan, membersihkan bantaran sungai sekaligus memasang plang imbauan di depan Islamic Center Samarinda.

Aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, ia adalah bentuk keprihatinan sekaligus upaya nyata generasi muda untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.

Baca Juga

Bukit Biru Berseri Kembali: Semangat Muda MAPA POLITANI Menyulap Sampah Jadi Senyum Bumi

Menelusuri Keajaiban Goa Binuang: Mapa Politani Ajak Anggota Muda Menyatu dengan Keindahan Alam yang Memesona

Politani Samarinda, Peroleh Kuota Beasiswa Pendidikan, Pengembangan SDMPKS Tahun 2025

Sejak pagi, puluhan anggota MAPA POLITANI terlihat sibuk mengumpulkan sampah plastik, botol, dan limbah rumah tangga yang mengotori tepian Sungai Mahakam. Mereka tak hanya membersihkan, tetapi juga memilah sampah yang bisa didaur ulang.

“Kami tidak ingin hanya protes soal lingkungan kotor, tapi kami ingin bergerak. Jangan membuang sampah ke sungai, banjir mengintai!! Kita menjaga alam dan alam pasti menjaga kita”, ujar Ketua MAPA POLITANI Samarinda, Yolan Emilia Damanik, penuh dengan semangat.

Kalimat itu dipilih bukan tanpa alasan. Banjir kerap melanda Samarinda akibat pendangkalan sungai dan sampah yang menyumbat aliran air.

Pertanyaan ini mungkin muncul di benak sebagian orang. Tapi bagi MAPA POLITANI, ini adalah panggilan moral.

“Kami sadar, perubahan tidak akan terjadi jika hanya menunggu tindakan dari pemerintah atau pihak lain. Sebagai mahasiswa pecinta alam, kami punya tanggung jawab untuk mengedukasi,” jelas Kristina ramme, yang merupakan salah satu anggota MAPA POLITANI, sambil menunjukkan tumpukan sampah yang berhasil dikumpulkan.

Faktanya, kesadaran masyarakat masih rendah. Banyak yang menganggap sungai sebagai tempat pembuangan akhir. Padahal, dampaknya bukan hanya banjir, tapi juga kerusakan ekosistem, pencemaran air, hingga ancaman kesehatan.

Aksi MAPA POLITANI mendapat sambutan hangat dari warga sekitar. Beberapa bahkan ikut membantu memungut sampah.

“Salut sama anak-anak muda ini. Semoga aksi mereka menginspirasi yang lain,” kata Pak Hasan, salah seorang pengunjung Islamic Center.

Namun, tantangan terbesar justru datang dari kebiasaan lama masyarakat yang masih suka membuang sampah sembarangan. “Kadang kami lihat, baru dibersihkan, besoknya sudah kotor lagi. Butuh kesadaran kolektif,” keluh salah satu mahasiswa.

MAPA POLITANI berencana menggelar aksi serupa secara rutin, menggandeng komunitas lain, dan memperkuat edukasi lingkungan. Mereka juga berharap pemerintah setempat bisa lebih tegas menindak pelaku pembuang sampah sembarangan.

“Kami tidak ingin kerja kami sia-sia. Alam bukan warisan nenek moyang, tapi titipan anak cucu,” tegas mereka.

Aksi MAPA POLITANI ini adalah bukti bahwa kepedulian lingkungan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Namun, tanpa dukungan masyarakat luas, upaya mereka hanya akan seperti menegakkan benang basah.

Pertanyaannya sekarang ” Sudahkah kita berkontribusi, atau masih menjadi bagian dari masalah?”

 

Agus Hernadi, Amd (Biro Samarinda)

(Foto: Dok. MAPA POLITANI)

 

—

Terkait

Next Post
Jumat Berbagi Satlantas Polres Tarakan Gandeng Insan Pers, Perkuat Sinergi Lewat Aksi Sosial

Jumat Berbagi Satlantas Polres Tarakan Gandeng Insan Pers, Perkuat Sinergi Lewat Aksi Sosial

Wagub Ajak IKA SMKN 1 Tanjung Selor Bersinergi Membangun Pendidikan Vokasi 

Wagub Ajak IKA SMKN 1 Tanjung Selor Bersinergi Membangun Pendidikan Vokasi 

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA