• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Hampir mencapai Gaza, Israel memerintahkan militer mencegah kapal kemanusiaan Freedom Flotila

by Redaksi
11/06/2025
in Internasional
A A

IBMNews.com, Tel Aviv – Pemerintah Israel pada Ahad (8/6/2025) menugaskan militer untuk mencegah kapal bantuan yang hendak menuju Gaza. Kapal tersebut membawa 12 aktivis, termasuk aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg.

“Saya telah memerintahkan militer untuk mencegah armada Madleen mencapai Gaza,” kata Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, dalam pernyataan resmi. Ia juga menuding para aktivis sebagai “corong propaganda Hamas” dan menyebut Thunberg sebagai “antisemit”.

Baca Juga

Warga Gaza shalat tarawih di reruntuhan masjid

Hari pertama Ramadhan, Israel membunuh 2 warga Gaza

Israel Lancarkan 57 Serangan Terhadap Jurnalis Palestina Sepanjang November

Kapal tersebut bertolak dari Sisilia, Italia, pada 1 Juni lalu dengan membawa bantuan kemanusiaan yang terdiri dari susu formula bayi, tepung, beras, popok, pembalut wanita, perlengkapan desalinasi air, obat-obatan, kruk, dan prostetik anak-anak.

Anggota Parlemen Eropa asal Prancis, Rima Hassan, yang ikut serta dalam pelayaran itu, menyatakan bahwa mereka akan terus melanjutkan misi kemanusiaan hingga detik terakhir. “Kami adalah warga sipil, tidak bersenjata. Hanya membawa bantuan kemanusiaan,” katanya kepada kantor berita AFP.

Greta Thunberg, berbicara kepada Middle East Eye dari atas kapal pada Selasa lalu mengatakan bahwa pemerintah telah gagal dalam menanggapi krisis kemanusiaan di Gaza. “Kini, giliran kita untuk bertindak sebagai orang dewasa yang bertanggung jawab,” kata Thunberg.

“Kita tidak bisa hanya diam menyaksikan ini terjadi. Kita sedang melihat sebuah genosida terjadi, setelah puluhan tahun mengungkapkan sistematis, pembersihan etnis, dan pendudukan,” lanjutnya.

Israel telah memberlakukan blokade total terhadap pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza selama 11 pekan berturut-turut, sebelum akhirnya pelonggaran sebagian larangan pada 19 Mei lalu. Namun pengiriman terbatas melalui PBB dan skema bantuan yang didukung AS mendapat banyak kritik karena dinilai tidak efektif.

Sebelumnya, pada Mei lalu, kapal lain yang juga diorganisasi oleh Koalisi Armada Kebebasan (Freedom Flotilla Coalition/FFC), yakni kapal Conscience , gagal melanjutkan perjalanan setelah dihantam dua drone di dekat perairan Malta.

Sejak kejadian mematikan pada tahun 2010 terhadap kapal Mavi Marmara , yang mengakibatkan 10 aktivisme terbunuh dalam aksi penyergapan oleh pasukan Israel, otoritas Israel secara rutin menghentikan kapal-kapal yang berusaha menembus blokade laut terhadap Gaza.

Israel telah menerapkan blokade darat, laut, dan udara terhadap Jalur Gaza selama 18 tahun terakhir, dengan dalih untuk mencegah penyelundupan senjata kepada kelompok Hamas. Namun, blokade ini dikritik secara luas oleh komunitas internasional karena membantu krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, Katz menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan siapa pun menembus blokade tersebut. “Israel akan bertindak terhadap setiap upaya untuk menerobos blokade atau membantu organisasi teroris, melalui laut, udara, atau darat,” ujarnya.

Armada Madleen menjadi misi terbaru dari serangkaian upaya sipil internasional yang bertujuan menyampaikan bantuan langsung ke Gaza dan menantang kebijakan pengepungan Israel. Para aktivis aktivisme menegaskan bahwa misi mereka murni kemanusiaan dan tidak memiliki afiliasi dengan kelompok bersenjata mana pun.

Pemerintah Israel hingga kini belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai tindakan apa yang akan diambil terhadap tersebut jika tetap berusaha mendekati wilayah Gaza.***(Source Gaza Media Net & AFP).

Terkait

Next Post
Tantang ancaman Israel, Kapal Freedom Flotilla tembus Mesir menuju Gaza

Tantang ancaman Israel, Kapal Freedom Flotilla tembus Mesir menuju Gaza

BREAKING: Pasukan Israel culik 12 pejuang kemanusiaan Freedom Flotilla di perairan internasional

BREAKING: Pasukan Israel culik 12 pejuang kemanusiaan Freedom Flotilla di perairan internasional

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA