• Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
IBMNews.co.id
Advertisement
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini
No Result
View All Result
IBMNews.co.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
  • Liputan Khusus
  • Opini

Cegah Tindak Pidana Korupsi, Gubernur Ingin Supervisi KPK Digelar Secara Rutin

by Redaksi
26/10/2021
in Kaltara, Pemerintahan
A A

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Diantaranya, dengan melakukan Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Daerah dan DPRD se-Kaltara, Senin (25/10/2021).

Kegiatan yang diikuti Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH. M.Hum dan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Dr. Yansen TP. M.Si tersebut juga turut dihadiri langsung Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Gufhron serta Bupati, Wali Kota dan Ketua DPRD se-Kaltara.

Baca Juga

Tak Ingin Berpolemik, Sekprov Kaltara Memilih Hadirkan Kepastian Solusi Konkret Pejabat Defenitif Kepala OPD

Bertemu Menteri PKP, Gubernur Berhasil Perjuangkan 2.000 Rumah Subsidi untuk Warga

Sekprov Kaltara Sidak Gadis 2 hingga KBM, Tegaskan Disiplin ASN

Gubernur menjelaskan, untuk mencegah tindak pidana korupsi di provinsi termuda ini, Pemprov Kaltara terus berkomitmen memperkuat sistem tata kelola pemerintahan daerah yang baik. Sehingga, dapat mencegah hal yang berpotensi terjadinya penyimpangan dan mengarah pada tindak pidana korupsi.
Dalam mencegah tindak pidana korupsi di Provinsi Kaltara, Gubernur mengakui telah melakukan sejumlah hal dengan bersinergi bersama seluruh komponen penyelenggara pemerintahan, baik itu dari kementerian, lembaga hingga pemerintah kabupaten dan kota yang ada di Kaltara.

“Sejauh ini, sudah ada sembilan hal yang kita lakukan untuk upaya pencegahan korupsi baik itu melibatkan KPK, BPKP, Kejaksaan Tinggi (Kejati), Polri, pengoptimalan Satuan Tugas Sau Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) dan lainnya,” jelas Gubernur.

Selain itu, Gubernur mengungkapkan telah melakukan sejumlah langkag antisipatif lainnya yang juga mendapatkan supervisi dari KPK secara langsung. Diantaranya, melalui program pencegahan korupsi terintegrasi sehingga dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Saat ini implementasi pencegahan korupsi du Kaltara telah melalui tahap identifikasi titik rawan korupsi, penandatanganan komitmen melalui portal jaga.id KPK yang dilakukan tiap triwulan dengan fokus pembangunan sistem dan tata kelola pemerintahan di daerah pada delapan area intervensi.

“Alhamdulillah, saat ini monitoring centre for prevention (MCP) Kaltara telah memenuhi target indikator renaksi nasional pencegahan korupsi terintegrasi, di mana capaian MCP di Kaltara di triwulan III tahun 2021 mendapat nilai 58 persen di atas rata-rata nasioal 40 persen, sehingga Kaltara menduduki peringkat 13 dari 34 provinsi,” ungkapnya.

Gubernur menuturkan, peran KPK dalam penceghan korupsi selama ini sangat membantu pemerintah di daerah. Oleh karena itu, semua pihak diharapakan dapat memperkuat komitmen anti korupsi dan selalu mengikuti aturan perundang-undangan serta regulasi yang ada, untuk mewujudkan Kaltara yang berubah, maju dan sejahtera.

“Semoga rapat koordinasi ini dapat meningkatkan sinergitas antara Pemprov Kaltara dan dengan pemerintah daerah di kabupaten/kota, dalam pencegahan korupsi dan terus membangun komitmen bersama penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel,” harapnya.

Terkait

Next Post
Puncak Perayaan Jadi Momentum Kembalinya Hari Jadi Kaltara

Puncak Perayaan Jadi Momentum Kembalinya Hari Jadi Kaltara

Diduga Korsleting, 37  Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah

Diduga Korsleting, 37 Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah

Berita Terlaris

  • Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    Ramadan yang Penuh Haru, Datu Idris Berpulang Saat Menjadi Imam Salat Magrib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kayan, Keluarga Tolak Visum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Bulungan Lantik Adi Irwansyah sebagai Inspektur, Perkuat Pengawasan Pemkab Hadapi Audit BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama BL Disebut oleh Sejumlah Saksi, Kritikus Anti Korupsi Justru Berada dalam Pusaran Kasus Korupsi Proyek ASITA?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KORMI Bulungan Resmi Dilantik, Integrasikan Olahraga dengan Pariwisata dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Penulisan
  • Pedoman Media Siber
redaksi@ibmnews.co.id

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Pemerintahan
  • Parlementer
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Sport
    • Kuliner
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • Advetorial
    • Nasional
    • Internasional
    • Investigasi
  • Opini

© 2026 PT. PRAKARSA MEDIAKU NUSANTARA